Senin, 17 Mei 2010

Shanti Digemari Anak Kecil.

Ketika berpindah tugas ke halte lain, banyak anak kecil yg merasa kehilangan.
WANITA berparas cantik ini melayani penumpang bus Transjakarta di Koridor III (Kalideres-Harmoni) sebagai petugas tiketing. Tetapi, tugasnya sebagai petugas tiketing tidaklah hanya disatu halte, melainkan berpindah di sepanjang koridor III.

Shanti, namanya. Sebelumnya dia menjadi satgas on board di Koridor VI (Ragunan-Kuningan). Lantaran tugasnya cukup berat, dia mengundurkan diri setelah sempat bertahan seminggu. Dia pun menganggur selama seminggu, kemudian dipanggil lagi oleh pihak Transjakarta untuk bertugas menjadi petugas tiketing.

”Waktu saya menjadi satgas terasa capek sekali. Karena badan saya agak kecil jadi ya terdorong-dorong penumpang. Saya nggak kuat, akhirnya saya mengundurkan diri,” ujar wanita kelahiran Jakarta 24 Maret 1980 ini.

Shanti ternyata suka dengan anak kecil. Ketika bertugas di halte Jembatan Gantung, dia suka menyapa anak kecil. Lantas, setelah berpindah tugas ke halte Kali deres, banyak penumpang, terutama anak-anak kecil yg pernah mengenalnya menanyakan dimana Shanti. Teman-temannya suka menyampaikan pesan ada penumpang di Jembatan Gantung sering menanyainya.

”Saya paling senang dengan anak kecil. Kalau ada anak kecil, saya menyapanya,” ujar Shanti.

Shanti cukup banyak mengambil hikmah ketika melayani penumpang. Dia dapat melihat berbagai macam karakter manusia, mulai dari yg menyenangkan hingga yg menjengkelkan.

”Ada juga saya menemukan penumpang yg gak mau mengerti dengan kondisi yg ada. Ketika itu uang yg diberikan cukup besar. Karena masih pagi maka belum ada recehan untuk kembalian. Tetapi, penumpang itu tak percaya kalau nggak ada uang recehan.
Saya minta menunggu, dia nggak mau tapi tetap saja ngomel-ngomel dan berdiri di situ. Akhirnya dia nunggu juga dan masuk ke dalam halte,” tukas anak dari Suri dan Almarhum Mintarsih ini.[-O-]

Tidak ada komentar:

Posting Komentar