Tano siempunya rumah yg mengetahui peristiwa itu, bersama warga lainnya segera membawa tubuh kedua pekerja bangunan itu ke RSU Deli Serdang. Akibat peristiwa itu Abdul Rahman mengalami luka bakar pd bagian punggung dan kakinya. Beruntung Gini, pria ini hanya menderita luka lecet. Kini keduanya masih dirawat di rumah sakit milik Pemkab Deli Serdang .[-O-]
Senin, 04 Oktober 2010
Buruh Bangunan Sekarat Tersengat Aliran Listrik Tegangan Tinggi
Tano siempunya rumah yg mengetahui peristiwa itu, bersama warga lainnya segera membawa tubuh kedua pekerja bangunan itu ke RSU Deli Serdang. Akibat peristiwa itu Abdul Rahman mengalami luka bakar pd bagian punggung dan kakinya. Beruntung Gini, pria ini hanya menderita luka lecet. Kini keduanya masih dirawat di rumah sakit milik Pemkab Deli Serdang .[-O-]
Kamis, 23 September 2010
Sebanyak 17 Siswa SD Keracunan Makanan
Kejadian berawal saat tujuh orang sales produk makanan suplemen itu berpromosi di sekolah tsb. Ketika jam istirahat tiba, mereka menawarkan produknya ke sejumlah siswa, namun beberapa menolaknya.
Menurut beberapa saksi, sales itu kemudian sedikit mengancam. Jika tdk mau membeli, para siswa akan dilaporkan kpd kepala sekolah. Akhirnya, makanan suplemen yg dijual Rp. 1.000 per sachet itu pun ramai-ramai dibeli. Sebanyak 17 siswa langsung muntah-muntah beberapa menit kemudian.
Para siswa itu dibawa ke Puskesmas Lebak Bulus, yg terletak sekitar 20 meter dari sekolah, namun beberapa orang dilarikan ke RS Fatmawati. "Tadi sore memang masih di sini, namun karena sdh baikan mereka diperbolehkan pulang sore menjelang malam. Memang tdk parah kok," kata Faisal, petugas UGD RS Fatmawati.
Barang Bukti
Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Metro Cilandak Supriyanto mengatakan, pihaknya sdh memeriksa beberapa saksi, termasuk guru sekolah dan orang tua korban. Beberapa sales juga sdh dimintai. "Barang bukti berupa makanan yg dijual itu telah kami sita utk diteliti, apa benar mengandung racun atau tidak," katanya.
Dari keterangan yg disampaikan kepada Polisi, para guru mengaku tidak pernah menerima permohonan izin dari para sales utk berjualan di lingkungan sekolah. Sejauh ini tdk ada orang tua siswa yg menuntut perusahaan suplemen makanan itu.[-O-]
Lima Mes Perwira Polda Terbakar
Selasa, 21 September 2010
Puluhan Tokoh Agama & Pemuda Adakan Pertemuan
Pertemuan juga dalam rangka menginventarisasi kasus-kasus kekerasan dan perusakan tempat-tempat ibadah yang pernah terjadi di Sumut sejak setahun terakhir. Pertemuan ini difasilitasi Gubernur Sumut Syamsul Arifin.
Baik Syamsul Arifin dan Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama Sumut Maratua Simanjuntak menyayangkan pelaku sejumlah perusakan dan pembakaran rumah ibadah di Kabupaten Toba Samosir, 27 Juli 2010 silam. Termasuk kasus penistaan agama Hindu baru-baru ini di Medan. Sampai kini pelaku belum ditangkap aparat kepolisian setempat.
Syamsul Arifin meyakini masyarakat Sumut tak akan terhasut dengan adanya isu SARA. Ia juga yakin polisi dapat mengungkap sejumlah kasus pembakaran rumah ibadah di Sumut.
Selain dihadiri pemuka dan tokoh agama Islam, pertemuan yang juga digagas FKUB Sumut ini juga dihadiri tokoh-tokoh Gereja HKBP dari Tapanuli Utara dan Toba Samosir. Ada pula Ketua Walubi Sumut Indra Wahidin dan tokoh dari agama Hindu, Konghucu dan Katolik
Sabtu, 18 September 2010
Panglima TNI Gerak Santai Jalan Bersama Prajurit
Dalam gerak jalan santai itu, Panglima TNI didampingi Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Agus Suhartono dan Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI Imam Sufaat.
Gerak jalan santai tersebut, merupakan kegiatan tahunan serangkaian peringatan HUT ke-65 TNI.
Kegiatan dimulai sekitar pukul 07.00 WIB dengan jarak yang dilalui sekitar 3,2 kilometer diikuti sekitar 2.234 peserta baik TNI maupun Polri.
Selain para prajurit TNI, gerak jalan juga diikuti keluarga prajurit istri dan anak-anak.
Gerak jalan santai juga dimeriahkan panggung gembira dengan beragam `door prize`, serta pengumuman pemenang berbagai lomba yang diadakan di lingkungan TNI dalam rangka HUT ke-65.
Peringatan HUT ke-65 akan dipusatkan di Jakarta, dengan inspektur upacara Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.[-O-]
Rabu, 01 September 2010
Berjuang Untuk Hidup Di Gedung Juang
Gelisah
Pencuri membuat Ujang, Iyus dan pengungsi lain gelisah. mereka juga menghadapi ketidak pastian kapan banjir surut, kapan bisa bekerja atau sekolah lagi, dan bagaimana kondisinya harta bendanya setelah terendam air berhari-hari.
Mereka juga kehilangan sumber penghasilan. Deretan rumah di perumahan Galu Mas, Kecamatan Teluk Jambe Timur, yg sedang dikerjakan Iyus bersama kuli bangunan lain, juga tergenang banjir. Rute dagang bubur Ujang sepekan terakhir terputus banjir.
Kerepotan juga dialami Andung (47) yg mengungsi di Rusunawa Adiarsa, Kelurahan Adiarsa barat; Hasan (36) di kompleks masjid Al Jihad, Kelurahan Karangpawitan; serta Yayan (50) di perum Karaba Indah, Desa Wadas. Ribuan pengungsi di Kabupaten Karawang kini bergantung pd bantuan makanan yg terkadang tidak genap tiga kali sehari.
Hingga hari kesembilan banjir di Karawang, jumat siang, Dinas sosial Karawang mencatat, ada 23.243 rumah yg dihuni oleh 100.120 jiwa, dan tersebar di 10 kecamatan di sepanjand daerah aliran sungai Citarum, tergenang banjir. Situasi ini sangat menyiksa. para pengungsi tidak tahu sampai kapan harus berjuang hidup di Gedung Juang...[-O-]
Jumat, 27 Agustus 2010
Ledakan di Cikini
Tidak ada korban jiwa akibat ledakan ini. Tujuh ledakan berada di trotoar jalan dan merusak paving trotoar, akibat terdorong gas dari bawah. Di bawah trotoar ada saluran air. Satu ledakan lg berada di dalam areal SPBU Cikini dan berjaran 2,5 meter dari tangki BBM SPBU itu.
Dina, pemilik warung kaki lima di situ, mengatakan, asap tebal berwarna kehitaman mengiringi terjadinya ledakan. ”Timbul juga bau seperti belerang dari lubang ledakan,” katanya.
Kepala Polres Metro Jakarta Pusat Komisaris Besar Hamidin mengatakan, pihaknya menunggu hasil pemeriksaan Puslabfor utk memastikan penyebab ledakan tsb. Polisi meminta keterangan dari dua saksi yg mengetahui awal kejadian itu. ”Kemungkinan sementara, ledakan dipicu biogas seperti septic tank dan sampah,” kata Hamidin.
Menteri BUMN Mustafa Abubakar menjelaskan, menurut penyelidikan PT Perusahaan Gas Negara, ledakan di Jalan Cikini bukan terjadi di pipa gas.
Kepala SBU Wilayah I PT PGN Jobi Trianada menyatakan, berdasarkan hasil penelitian di lokasi, tdk ada indikasi kebocoran gas atau kerusakan pd jaringan pipa PGN yg berlokasi di seberang tempat kejadian.
Pipa itu menyalurkan gas utk pelanggan, seperti rumah sakit, restoran, dan rumah tangga di Cikini dan Kramat Raya. ”Konsumen tdk ada yg protes sehingga pasokan gas dipastikan lancar dan tdk ada kebocoran,” kata Rahmat Hutama, Humas PT PGN.[-O-]
Rabu, 25 Agustus 2010
Lima Anggota Pramuka yang Dicari Akhirnya Ditemukan
Pendaki Ceremai
Kamis, 04 Maret 2010
Pameran Komputer Mega Bazaar Dibuka
Menurut Adrian dari Dyandra Promosindo, yang menjadi Event Organizer Mega Bazaar memilih tag 'Bazaar Bezar Bezaran'. "Pameran ini merupakan pameran komputer di awal tahun sehingga memilih tema hard selling," kata," Adrian kepada VIVAnews di Jakarta, 3 Maret 2010. "Terlebih lagi, nilai tukar dolar terhadap rupiah saat ini terhitung cukup rendah," ucapnya.
Rabu, 03 Maret 2010
Masa Depan Aditya Tidak Jelas
Aditya memang belum bisa memabaca. Seandainya bisa, ia pasti sudah menangis sejadi-jadinya karena dalam koran itu terdapat berita mengenai meninggalnya sang ibu, Siti Maemunah (24), akibat agresi Israel ke Lebanon. Setelah puas melihat sejumlah gambar mobil, Aditya mengacak-acak koran itu dan kembali bermain dgn Mariam (16), adik Siti Maumunah. Dot susu tidak ia lepaskan dari mulutnya.
Rabu, 03 Februari 2010
Cuaca Menjadi Kendala Pertandingan
Buruknya cuaca di Tenggarong, Kalimantan Timur, dalam bbrp hari terakhir membuat pertandingan cabang oIah raga Berkuda pd PON XVII sedikit terganggu. Cabang eventing atau trilomba yg berlokasi di areal terbuka itu kemungkinan tdk akan dipertandingkan jika cuaca terus memburuk.
Menurut Ketua Panitia Pelaksana Cabang Olah Raga Berkuda M Rusmin, di Tenggarong, Sabtu (5/7), disiplin eventing aau trilomba tidak mungkin dilaksanakan kalau kondisi lintasan menjadi sangat becek, karena Kuda tdk bisa bertanding maksimal. Lintasan disiplin eventing tersusun di atas tanah lempung dicampur sedikit pasir. dan kemudian ditaburi dgn sisa-sisa limbah serutan kayu. Meski telah dipadatkan, tidak menutup kemungkinan tanah liat tadi akan menjadi bubur bila curah hujan tinggi.
Lintasan sepanjang 2,6 km itu, menurut atlit berkuda Kaltim, Rofiq Radinal, akan sangat berbahaya bagi kondisi kuda-kuda mereka. Kemungkinan ambles, akibat tekanan berat badan kuda dan jokinya, akan sangat besar.”Kalau amblesnya terlalu dalam, akan sangat berbahaya bagi kaki kuda itu sendiri. Kemungkinan terburuk adalah patah kaki,"katanya.
Rusmin mengakui, lintasan sama sekali belum diuji coba sehingga panitia belum mengetahui sejauh mana kekuatan lintasan yg akan digunakan untuk perlombaan kali ini."Jadi, sampai sekarang belum bisa digunakan. Belum diuji coba sama sekali,"katanya.
Kuda Stress
Sementara itu, pelatih disiplin Dressage Kontingen cabang Olah raga berkuda Kaltim, Irvan Y Gading, mengatakan, saat ini hampir semua kuda dari lima kontingen yg mengikuti cabang itu dalam kondisi tidak begitu baik. Buruknya perjalanan dari tempat asal kuda hingga ke lokasi pertandingan membuat kuda-kuda kontingen dalam kondisi stress.
Irvan mengatakan, kuda Wyatt Earp yg akan ditunggang atlet Kaltim, Larasati Gading, mendapatkan i40 botol infus pada Jumat (4/7) malam. Kuda itu mengalami stres akibat terlalu lama dalam perjalanan dari Bandung menuju Balikpapan. Panitia menyediakan jasa angkutan untuk mengangkut kuda-kuda tersebut dari Bandung ke Balikpapan menggunakan pesawat Hercules milik TNI angkatan Udara. Tidak tepatnya jadwal penerbangan membuat kuda-kuda tersebut mengalami ketegangan dan dehidrasi.
Menurut Rusmin, pihaknya menyiapkan akomodasi gratis bagi kuda yg ikut PON, begitu juga rumput Goldgrass dan pelet. "Kalau dibandingkan dengan penyelenggaraan PON yg lain, atau bahkan SEA Games dan Olimpiade, sarana akomodasi bagi kuda sangat bagus. Jauh lebih bagus dari event internasional sekalipun,"katanya.[-O-]
Hujan Lebat dan Banjir Membatalkan Latihan
Guyuran hujan lebat dan banjir akibat luapan Sungai Ampal di Balikpapan sepanjang Sabtu (5/7) menyebabkan atlet PON XVII Kalimantan Timur 2008 tidak bisa berlatih. Kedatangan sejumlah kontingen PON juga terkendala buruknya cuaca yg mengubah jadwal sejumlah penerbangan dari dan menuju Balikpapan.
Hujan deras di Bandar Udara Sepinggan menyebabkan kedatangan atlet dari beberapa kontingen yg dijadwalkan Sabtu pagi tertunda. Offisial yg menunggu antara lain dari kontingen Jabar, Jatim, DKI Jakarta, dan Sulut. "Kami sudah menunggu sejak pagi," kata koordinator Kontingen Jabar di Balikpapan, Bambang Sukirman.[-O-]