Rabu, 03 Februari 2010

Cuaca Menjadi Kendala Pertandingan

Buruknya cuaca di Tenggarong, Kalimantan Timur, dalam bbrp hari terakhir membuat pertandingan cabang oIah raga Berkuda pd PON XVII sedikit terganggu. Cabang eventing atau trilomba yg berlokasi di areal terbuka itu kemungkinan tdk akan dipertandingkan jika cuaca terus memburuk.

Menurut Ketua Panitia Pelaksana Cabang Olah Raga Berkuda M Rusmin, di Tenggarong, Sabtu (5/7), disiplin eventing aau trilomba tidak mungkin dilaksanakan kalau kondisi lintasan menjadi sangat becek, karena Kuda tdk bisa bertanding maksimal. Lintasan disiplin eventing tersusun di atas tanah lempung dicampur sedikit pasir. dan kemudian ditaburi dgn sisa-sisa limbah serutan kayu. Meski telah dipadatkan, tidak menutup kemungkinan tanah liat tadi akan menjadi bubur bila curah hujan tinggi.

Lintasan sepanjang 2,6 km itu, menurut atlit berkuda Kaltim, Rofiq Radinal, akan sangat berbahaya bagi kondisi kuda-kuda mereka. Kemungkinan ambles, akibat tekanan berat badan kuda dan jokinya, akan sangat besar.”Kalau amblesnya terlalu dalam, akan sangat berbahaya bagi kaki kuda itu sendiri. Kemungkinan terburuk adalah patah kaki,"katanya.

Rusmin mengakui, lintasan sama sekali belum diuji coba sehingga panitia belum mengetahui sejauh mana kekuatan lintasan yg akan digunakan untuk perlombaan kali ini."Jadi, sampai sekarang belum bisa digunakan. Belum diuji coba sama sekali,"katanya.


Kuda Stress

Sementara itu, pelatih disiplin Dressage Kontingen cabang Olah raga berkuda Kaltim, Irvan Y Gading, mengatakan, saat ini hampir semua kuda dari lima kontingen yg mengikuti cabang itu dalam kondisi tidak begitu baik. Buruknya perjalanan dari tempat asal kuda hingga ke lokasi pertandingan membuat kuda-kuda kontingen dalam kondisi stress.

Irvan mengatakan, kuda Wyatt Earp yg akan ditunggang atlet Kaltim, Larasati Gading, mendapatkan i40 botol infus pada Jumat (4/7) malam. Kuda itu mengalami stres akibat terlalu lama dalam perjalanan dari Bandung menuju Balikpapan. Panitia menyediakan jasa angkutan untuk mengangkut kuda-kuda tersebut dari Bandung ke Balikpapan menggunakan pesawat Hercules milik TNI angkatan Udara. Tidak tepatnya jadwal penerbangan membuat kuda-kuda tersebut mengalami ketegangan dan dehidrasi.

Menurut Rusmin, pihaknya menyiapkan akomodasi gratis bagi kuda yg ikut PON, begitu juga rumput Goldgrass dan pelet. "Kalau dibandingkan dengan penyelenggaraan PON yg lain, atau bahkan SEA Games dan Olimpiade, sarana akomodasi bagi kuda sangat bagus. Jauh lebih bagus dari event internasional sekalipun,"katanya.[-O-]

Tidak ada komentar:

Posting Komentar