Rabu, 03 Februari 2010

Tren Buruk Sony Dwi Kuncoro Berlanjut

Sonny Dwi Kuncoro belum mampu bangkit dari sejumlah hasil buruk yg diraihnya akhir-akhir ini. Semifinalis kejuaraan dunia 2009 ini tumbang di babak pertama Hongkong terbuka Super Series 2009 di tangan pemain muda Thailand, Tanongsak Saensomboonsuk, 13-21, 21-19, 16-21, Rabu (11/11).
Setelah tempil cukup memikat pada kejuaraan dunia, Sony hanya mencapai perempat final pada Jepang Super series dan babak kedua Perancis Super series. Dia memang mencapai semi final di Denmark, tetapi kalah dengan pemain Jerman yg memiliki peringkat jauh di bawahnya, yakni Marc Zwiebler.
Tumbangnya Sony dari Tanongsak dibalas oleh penampilan Dionysius Hayom Rumbaka. Pemain yg mengawali turnamen dari babak kualifikasi itu mengalahkan pemain nomor satu Thailand, Boonsak Ponsana, dengan 22-20, 21-19.
Di babak kedua, Hayom menantang pemain Taiwan, Hsieh Yu-Hsin. Jika mampu menang, pemain asal klub djarum ini akan bertemu dgn pemenang laga antara Bao Chunlai (China) dan Hu Yun (Hongkong). Hu membuat kejutan dengan mengalahkan unggulan keempat Chen Jin (China) yg mundur di game kedua saat tertinggal 20-22, 7-11.
Taufik Hidayat dan Simon santoso juga lolos untuk saling berhadapan dibabak kedua. Taufik mengalahkan pemain Belanda, Eric Pang, 21-19, 21-15, sedangkan Simon menang tanpa tanding atas Let Tsuen Seng (Malaysia) yg menarik diri. Di nomor tunggal putri, Indonesia hanya menyisakan Maria Febe Kusumaastuti, tiga tunggal Putri lainnya, Maria Kristin Yulianti, Adriyanti Firdasari, dan Fransiska Ratna Sari, langsung tersungkur di babak pertama.
Maria Kristin, yg kembali tampil setelah absen di Denmark dan Prancis Super series, diteku pebulu tangkis Thailand, Salakjit Ponsana. Peraih Perunggu Olimpiade 2008 yg peringkatnya melorot ke urutan ke 76 itu menyerah 21-16,18-21, 21-23. Firda, yg dalam super series terakhir bertahan hingga perempat final, kali ini tersingkir di babak pertama. Fierda dikalahkan Finalis Jepang Super series, Wang Xin, 10-21, 13-21.
Sementara itu, Ratnasari yg disapa Nana dikalahkan andalan tuan rumah, Zhou Mi. Meski berusaha keras mengimbangi, Nana seperti Hayom melewati babak kualifikasi akhirnya menyerah dgn 19-21, 18-21. Adapun Febe dipaksa bermain tiga game oleh pemain muda Singapura, Xinf Aiying. Pemain asal klub djarum ini lebih dulu kehilangan game pertama dan membutuhkan 55 menit untuk menang 14-21,21-14, 21-19. Namun, Febe sudah harus menemui lawan berat di babak kedua, yaitu Juara Dunia Lu Lan. Pemain China yg menjadi unggulan ketujuh ini juga dipaksa bermain tiga game oleh pemain Yunior Thailand, Porntip Buranaprasertsuk, 21-9, 17-21, 21-12.
Indonesia juga masih meloloskan wakil di ganda putra lewat Markis Kido/Hendra Setiawan dan Alvent Yulianto/Hendra A Gunawan. Alvent/Hendra mengalahkan ganda nomor dua pelatnas, Bona Septano/Muhammad Ahsan, dalam dua game langsung, 12-21, 19-21.[-O-]

Tidak ada komentar:

Posting Komentar