Memiliki profesi yg sesuai dgn hobi tentu menjadai dambaan setiap orang. Namun, jika tak disertai usaha yg gigij, jangan harap impian dapat tercapai. Sebab, impian hanya berlaku bagi mereka yg mau berusaha.
Dari hobi menjadi profesi memang bukan hal yg tak mungkin. Hal ini dialami Moh.Istiqamah atau akrab dipanggil Is. Pria berambut keriting ini sangat menyukai seni, terutama bermain gitar. Dalam kehidupan sehari-hari dia senang menyalurkan hobi bermain gitarnya dimana saja, mulai dari di kantin bersama teman-temannya hingga mengikuti komunitas musik.
Sampai pd suatu ketika, seorang teman memberikan informasi agar dia mengikuti audisi beasiswa musik dari Yamaha Musik Indonesia (YMI). Meskipun pd awalnya tak percaya diri, tetapi akhirnya dia berhasil mendapat beasiswa tersebut. Hebatnya lagi, dia kini menjadi salah satu pengajar di Yamaha Popular Music Course, Pasific Place.
Contoh di atas adalah salah satu bukti bahwa profesi dapat berawal dari hobi. Ibarat pepatah,” banyak jalan menuju Roma”, berarti “banyak juga kesempatan menuju sukses”. Apa lagi kini sudah semakin banyak pihak yg peduli terhadap pengembangan hobi atau bakat di Indonesia.
Beasiswa
Salah satunya telah dilakukan Yamaha Music Foundation melalui YMI yg memberikan beasiswa kpd siswa yg berbakat dari berbagai disiplin ilmu seperti piano, drum, gitar, hingga marching band. Sebagai informasi, pemberian beasiswa ini telah berlangsung selama 10 tahun. Menariknya, tak hanya murid Indonesia yg menerima bea siswa ini, melainkan hingga ke delapan negara Asia. hingga saat ini, utk tingkat asia tercatat sebanyak 426 orang telah menerima bea siswa yg nilainya mencapai 300.000 USD. Pd tahun 2010 ini, proses seleksi di Indonesia utk menentukan siapa yg berhak mendapat bea siswa telah dilaksanakan seleksi pd tgl 4 maret 2010. Melalui proses tersebut, terpilihlah empat orang dari sekitar 26 calon yg diseleksi. hebatnya, empat orang tsb masih berusia muda. Mereka adalah Bintang Manira Manik (180 dari Bandung (perkusi), Stefina Pricilia (19) dari UPH (piano), dan Megawati (19) dari YMI Surabaya (electone). Mereka mendapatkan uang 200.000 yen atau sekitar Rp.20.000.000 yg dpt digunakan utk mengembangkan karir mereka di bidang musik.[-O-]
Seorang wanita asal Inggris, Lara Carter, 25 tahun, ingin segera hamil meski belum menikah. Selama ini ia telah bercinta dengan lebih dari 20 pria saat ia berada pada masa subur, tapi belum juga hamil. Ia menamakan dirinya sebagai 'pemburu sperma'.
Ia menggunakan alat pengukur ovulasi yang memberitahunya kapan saat subur tiba. Lalu, jika saat subur tiba ia akan pura-pura mabuk dan 'melempar' dirinya pada pria untuk menutupi keinginannya berhubungan seks untuk hamil. Jika Lara bertemu dengan pria yang ingin menggunakan kondom, ia telah menyiapkan kondom khusus yang telah dilubangi.
"Ini adalah saat tepat untuk memiliki bayi dan tidak ada yang bisa menghalangiku. Semua temanku sudah memiliki bayi. Aku sangat ingin menjadi ibu," kata Lara seperti dikutip dari The Sun.
Masalahnya, sampai saat ini Lara tidak memiliki pasangan dan hubungan yang stabil. Ia juga kesulitan mencari pasangan yang ingin memiliki anak. Hal itu karena pria seusianya belum ingin memiliki anak dan mereka keberatan dengan ide Lara. Ketika ia mengungkapkan idenya pada pasangannya, justru ia ditinggalkan. Karena itu ia memutuskan menjadi orangtua tunggal. Tapi, ia tidak bermasalah dengan kondisi itu, karena ia hanya membutuhkan sperma dari pria mana saja untuk bisa hamil. Obsesinya untuk hamil muncul tahun lalu ketika ia mendatangi pesta kelahiran anak temannya.
"Aku sangat menyukai anak-anak dan ingin menjadi ibu sejak kecil, keinginan itu pun menjadi obsesi. Aku memiliki misi dalam hidup untuk hamil," katanya menambahkan.
Sedangkan, untuk bisa hamil dengan mendapatkan sperma di bank sperma juga tidak sesuai dengan kondisi keuangannya. Untuk konsultasi saja memakan biaya £295 atau setara dengan Rp4,1 juta dan biaya keseluruhannya bisa mencapai £2.000 atau setara dengan Rp28,2 juta.
Dalam menjalankan 'misinya', Lara memiliki trik tersendiri agar biayanya lebih murah. Yaitu, mencari pria untuk 'one night stand'. Walapun begitu ia juga tetap mengeluarkan biaya untuk memeriksa masa suburnya.
"Pertama, aku akan memeriksa apakah sedang subur atau tidak. Tes ini cukup mahal, untuk tiap pak harganya £20 (Rp282.000) dan terkadang ketika sedang subur aku tidak bisa menemukan pria yang sesuai. Biasanya, setelah berdandan aku akan bertemu dengan teman di bar dan mencari pria yang potensial untuk menjadi donor sperma," kata Lara.
Ia juga telah menyiapkan baju dan perlengkapan untuk bayinya kelak. Padahal sampai saat ini belum ada tanda-tanda kehamilan. "Saat aku melihat baju bayi yang cantik aku selalu membelinya. Aku juga telah menyiapkan nama, mungkin Tilly, James atau Matthew. Selain itu aku juga minum vitamin kesuburan meskipun harganya mahal," katanya menambahkan
Di tengah-tengah kesibukannya melayani permintaan para pelanggannya dari Batam dan Kudus, Yuni masih sempat bercerita mengenai perjuangan usaha sangkar burung miliknya.
Berawal dari kebosanan dengan rutinitasnya menjadi karyawati di sebuah perusahaan ekspor-impor, Yuni bersama suaminya merintis usaha mereka sendiri dengan cara berwirausaha. Bermodalkan ketrampilan yg dimiliki sang suami dalam membuat sangkar burung, bisa dibilang ini menjadi langkah awal utk memulai usahanya dan berbekalkan modal usaha seadanya.
Perempuan bernama lengkap Yuni Sumaning (39) sangat bersyukur dgn kemajuan usaha yg didirikannya 13 tahun lalu, tepatnya 1996, bersama suaminya, Tardiyanto (39). Ia mengaku, hasil usahanya telah membuatnya bisa beli kenderaaan, menyekolahkan anak, menggaji karyawan, dan lain-lain.
Secara pribadi, Yuni merasa menjadi pengusaha memiliki waktu kerja lebih bebas dan ritme kerjanya lebih santai dari padapekerja seperti profesionalnya sebelumnya. Yang terpenting ia akan punya lebih banyak waktu di rumah untuk mengusrus anak-anak.
Kini usahanya telah berkembang pesat.”Pencinta burung di luar Solo mengatakan berlum ke Solo bila belum mampir ke sini,” katanya.
Dapat Bantuan
Keberhasilannya dalam industri sangkar burung tidak terlepas dari bantuan yg di dapat dari Bank Mandiri. Ia tidak hanya mendapatkan bantuan pinjaman dalam bentuk dana segar, tetapi juga mendapatkan berbagia kemudahan, misalnya dalam hal promosi dan pelatihan ketrampilan ketrampilan pendukung lain yg dibutuhkan oleh seorang pengusaha.
Modal awal usahanya hanya sekitar Rp. 3 juta dengan kapasitas produksi masih terbatas, yaitu 3 sangkar. Namun, setelah mendapatkan pinjaman Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) Bank Mandiri, kapasitas produksinya terus mengalami peningkatan sehingga ratusan sangkar perminggu.
Promosi Shella Sangkar di luar Solo juga semakin gencar. Shella sangkar diikutsertakan dalam berbagai pameran, baik di Solo, Yogyakarta, ataupun Jakarta.
Yang tidak kalah penting, berbagai pameran yg diikuti Shella Sangkar selalu sukses. Bahkan, saat di Yogyakarta dan di Pekan Raya Jakarta (PRJ), sangkar burung yg dibawa diborong habis oleh pengunjung pameran.
Berkat keikutsertaan mereka dalam berbagai pameran, Shella Sangkar kini sudah terkenal hingga Bali, Aceh, Batam, dan Kalimantan. "Dulu, jualan kami masih lokal saja, tetapi sekarang hingga pelosok Indonesia," Tardiyanto menambahi.
Selain itu, Bank Mandiri juga membenahi manajemen pembukuan para mitra binaan mereka. Yuni mengaku, manajemen keuangannya menjadi lebih rapi setelah mendapat pelatihan dari Bank Mandiri. Semua dicatat dalam nota. Setiap hari juga ada pembukuan khusus yg mencatat pengeluaran dan pemasukan uang.
Apa yg diperoleh Yuni Sumaning dan Tardiyanto, pemilik usaha sangkar burung Shella Sangkar, merupakan salah satu contoh bentuk komitmen PKBL. Bank Mandiri dalam memajukan usaha kecil.
Keunggulan Produk
Kesuksesan Shella Sangkar tentu tidak lepas dari kualitas produk yg dihasilkan. Dua jenis sangkar yg diproduksi, yaitu sangkar ukiran dan sangkar harian (tanpa ukiran), dikerjakan dgn penuh ketelitian dan kehati-hatian para pekerjanya.
Shella Sangkar juga tidak mematok harga yg terlalu tinggi terhadap produk-produk yg mereka hasilkan. Harga sangkar yg dijual di Shella Sangkar relatif lebih murah dgn kualitas terjamin, yaitu perbuah sangkar harian dihargai mulai 140 ribu - 160 ribu rupiah, sedangkan sangkar ukiran dihargai mulai 700 ribu - 2,2 juta rupiah.
Keunggulan yg dimiliki sangkar burung produksi Shella Sangkar ini adalah hasil garapannya yg rapi, finishingnya yg halus, serta penggunaan jenis kayu yg berkualitas, seperti kayu jati dan belina. Produksi sangkar burung tidak dikerjakan sendirian, tetapi dibantu oleh para pekerja yg sebagian besar dikoordinasi oleh anggota keluarga besar mereka.
Setiap keluarga memiliki fokus kerja masing-masing, dari proses perangkaian, pengukiran, pengecatan, finishing, hingga membuat kerodong (tutup sangkar yg terbuat dari kain). Harapannya, kualitas produk yg dihasilkan dapat tetap terjaga.
Menurut Tardiyanto, selama kualitas produk baik dan harganya lebih murah, pelanggan akan datang. Oleh karena itu, Shella Sangkar tetap menjaga kualitas produk serta memperbaharui model dan motif ukir di tengah membanjirnya permintaan agar pecinta burung tidak lekas bosan.. Motif ukir yg sekarang sedang diminati adalahdelapan dewa, 200 dewa, dan kera sakti, baik dengan pewarnaan tiga dimensi ataupun yg biasa.
Selain sangkar harian dan sangkar ukir, pelanggan biasanya juga membeli sangkar dalam bentuk mentahan (sangkar yg belum dirangkai) yg harganya tentunya tergantung jenis sangkar, ukuran sangkar, kerumitan motif ukiran, dan aksesoris yg perlu ditambahkan, seperti tenggeran (pijakan burung), wadah makan, tempat mandi, gantungan sangkar, hingga kain kerodong. Shella Sangkar juga melayani modifikasi sangkar harian menjadi sangkar ukir.
Kearifan Usaha
Menurut Yuni, saat-saat krisis seperti sekarang,bisnis sangkar burung tidak akan surut. Hal itu berdasarkan pengalaman mereka saat menghadapi krisis 1998. Pembelian meningkat karena mereka membeli burung dan sangkar sebagai hiburan.
Tardiyanto tidak mengelak bahwa selama menggeluti usaha ini, ia pernah mengalami li. Saat musim kemarau, bisa menjual 50 sangkar per minggu, tetapi saat musim penghujan , jumlah pembeli turun hingga kira-kira 10 sangkar per minggu. ”Sepi dianggap biasa, nanti akan ramai lagi,” pesan Tardiyanto.
Wirausaha yg baru merintis usaha diharapkan tidak mudah putus asa ketika menemui hambatan dalam menjalankan usaha, termasuk keterbatasan modal usaha dan sedikitnya pembeli. Yuni mengungkapkan, ”Awal-awalnya usaha susah, tetapi lama-lama bisa menikmati hasilnya. Jadi jangan menyerah.”[-O-]
Bepergian dengan Mobil bukan berarti lalu waktu kita hilang begitu saja selama perjalanan. Sesungguhnya selama bepergian dgn mobil, kita berkesempatan mendapatkan foto-foto human interest. Kebiasaan berlalu lintas orang Indonesia yg masih sangat mengabaikan faktor keamanan adalah ladang perburuan foto yg luar biasa. agar anda tidak ikut menjadi bagian dari orang yg mengabaikan keselamatan lalu lintas ini, perlu diingatkan agar anda tidak memotret saat mengemudi. Memotretlah saat anda duduk sebagai penumpang saja.
Ada beberapa hal yg perlu diperhatikan untuk bisa memotret dari dalam mobil yg bergerak. Hal terpenting adalah kesiapan anda menghadapi adegan-adegan yg bisa muncul setiap saat
Adegan-adegan yg mengejutkan itu antara lain seperti yg bisa disaksikan di halaman ini, di foto oleh wartawan Zambrut Post dari sejumlah daerah di Indonesia. Di Bali misalnya, seorang wanita bisa mengendarai sepeda motor sambil di kepalanya bertengger beban munuman dalam botol yg pasti tidaklah ringan.
Atau juga sebuah sepeda motor di daerah Bantul, Yogyakarta, yg mampu menangkap ayam sampai puluhan ekor sekaligus. Demikian pula berbagai kenekatan orang bersepeda motor di Jakarta dgn antara lain membawa kerupuk dalam jumlah sangat banyak, atau anak-anak yg menumpang bajaj dengan cara jauh dari aman.
Kamera yg bisa dipakai untuk memotret dari dalam mobil tidak harus kamera tertentu. Asalkan dia punya lensa dengan rentang sekitar 24 milimeter sampai 70 milimeter (ekuivalen kamera 135 film), kamera itu siap dipergunakan. Pilihan ISO bisa dipilih sekitar ISO 200 sampai ISO 800 tergantung kondisi jalan. ISO tinggi diperlukan agar anda bisa mendapatkan kecepatan rana yg memadai dalam meredam guncangan kendaraan. Secara umum, ISO 400 adalah pilihan ISO yg terbaik dan teraman.
Diafragma yg paling sesuai untuk pemotretan dalam mobil adalah sekitar 5,6. Dengan pilihan ini, anda mendapatkan ddepth of field (ruang tajam) yg cukup, sementara kecepatan rananya juga cukup tinggi. Kalau anda mau lebih praktis, pilihlah mode pencahayaan A (aperture priority) pada ISO 4000 dengan bukaan diafragma 5,6 untuk segala sisi pemotretan.
Hal-hal Lain
Selain kamera yg siap bidik beberapa hal lain wajib anda perhatikan, antara lain :
1. Kaca mobil harus dalam keadaan bersih. Manakala hari hujan, bersihkanlah butiran-butiran air dgn wiper terlebih dahulu.
2. Jangan ada benda berwarna cerah di dashboard karena bayangan benda ini akan ikut terpotret. Kalau perlu, letakkan selembar kain hitam untuk menutup dashboard anda agar imaji dari luar benar-benar bersih dalam rekaman foto nantinya.
3. Manakala harus memotret saat kondisi jalan sangat tidak rata, usahakanlah agar tangan anda bisa berfungsi sebagai peredam getaran. Posisikan kedua tangan yg memegang kamera bisa mengayun bebas melindungi kamera dari getaran yg terlalu menyentak. Kecepatan rana 1/1.000 detik secara umum mampu meredam getaran kondisi jalan aspal terburuk sekalipun.
4. Lakukan kerja sama dengan pengemudi untuk memotret objek yg kebetulan berada tepat di depan mobil kita. Minta pengemudi agar bisa menyesuaikan kecepatan selayaknya.[-O-].
BAHAN alami yg satu ini selalu memiliki penggemar tersendiri. Kehadirannya pun tak tergerus tren dan selalu terlihat cantik dalam setiap era. Bahkan meterial ini juga kerap digunakan dalam langgam modern yg sebelumnya lebih banyak bermain dgn bahan-bahan logam. Baik menjadi bahan utama maupun hanya sebagai aksen yg berperan untuk memberi sentuhan seni pada seni.
Selain karena kekuatannya, warna coklat kayu menjadai daya tarik utamanya yg selalu berhasil menciptakan suasana hangat dan akrab dalam sebuah ruangan. Itu sebabnya, pemilihan warna finishing kayu menjadi hal penting untuk diperhatikan agar keindahan kayu semakin terlihat menonjol.
Warna finishing kayu yg kini banyak dijumpai cukup bervariasi, mulai dari warna cokelat terang, natural, hingga gelap. Masing-masing warna finishing mewakili selera tiap pemilik rumah untuk disesuaikan dengan kebutuhan ruang dan kesan yg ingin ditampilkan.
Namun, patut disadari, finishing yg diaplikasikan sebaiknya tetap memperlihatkan tekstur kayu pada material. Meskipun menggunakan warna finishing gelap, tekstur kayu masih bisa tetap ditonjolkan. Pasalnya, tekstur kayu alami pada bahan material itulah yg menjadi keindahan utama dari bahan kayu yg tak dijumpai pada material lainnya. Kini, teknik finishing ini makin banyak digunakan khususnya pada furnitur-furnitur bergaya modern yg berdisain simpel.
Dewasa ini furnitur kayu memang tak melulu menampilkan desain klasik atau antik yg identik dgn ukiran-ukiran di tiap bagiannya. Dia pun mampu tampil elegan dengan desain modern yg lebih simpel, atau memberi sedikit lengkungan pada bagian kaki dan sandaran tangan tanpa melepaskan kesan sederhananya.
Tampil dgn sederhana atau pun dgn banyak detil ukiran, furnitur kayu terus dicari. Namun, berhubung bahan mentahnya kini kian terbatas, banyak menggantikannya dgn jenis MDF (medium density fibreboard). Jenis MDF ini lebih ringan dan lebih terjangkau ketimbang solid wood. Dengan mempertimbangkan keuntungan dan kerugian masing-masing jenis, pilihan kembali lagi pada masing-masing individu. Ingintampilan cantik saja atau juga memerhatikan kualitas.[-O-]
Meraih Peluang Industri Kreatif.
[Meraih SDM lewat MGR]
Indonesia dikaruniai iklim subtropics yg bersahabat, tanah yg subur, serta alam yg sangat indah. Selain itu, Indonesia kaya dengan spesies langka flora dan fauna mencakup mamalia, kupu-kupu, reptile, burung, unggas dan amfibi berjumlah 3.025 spesies.
Tumbuhan yg hidup di Indonesia berjumlah sekitar 47.000 spesies atau setara dgn 12 persen dari seluruh spesies tumbuhan di dunia.
Dalam bidang seni dan budaya terdapat sedikitnya 300 gaya tari tradisional yg berasal dari Sabang sampai Merauke. Kekayaan Budaya bangsa Indonesia adalah potensi besar dalam mendukung tumbuhnya industri kreatif Indonesia yg saat ini memberikan kontribusi kepada pendapatan domestik bruto(PDB) senilai Rp. 104,6 triliun.
Industri Kreatif Indonesia Rata-rata kontribusi PDB industri kreatif Indonesia tahun 2002-2006 sebesar 6,3 persen dari total PDB Nasional dgn nilai Rp. 104,6 Triliun. Nilai ekspor industri kreatif mencapai Rp.81,4 triliun dan berkontribusi sebesar 9,13 persen terhadap total nilai ekspor nasional dgn penyerapan tenaga kerja mencapai 5,4 juta pekerja. PDB industri kreatif menduduki peringkat ke-7 dari 10 lapangan usaha utama yg ada di Indonesia. PDB Indinesia kreatif saat ini masih didominasi oleh kelompok fesyen, kerajinan, periklanan dan desain. Pemerintah telah mengindentifikasi lingkup industri kreatif mencakup 14 subsektor, antara lain, industri perangkat lunak (software), pasar barang seni, industri kerajinan, fesyen, advertising, desain, animasi, film, video dan fotografi, musik, serta permainan interaktif. Indonesia memiliki potensi kekayaan seni budaya yg beragam sebagai fondasi tumbuhnya industri kreatif. Keragaman budaya itu sendiri sebagai bahan baku industri kreatif, munculnya aneka ragam kerajinan dan berbagai produk Indonesia, memunculkan juga berbagai bakat (talent) dari masyarakat Indonesia di bidang Industri kreatif. Universitas Multimedia Nusantara (UMN) berupaya menjadi salah satu elemen penggerak Industri kreatif, yakni menyiapkan tenaga yg berbakat tersebut menjadi terampil dan berdaya saing tinggi utk berhasil di industri kreatif. UMN merancang kurikulum yg berorientasi kreatif dan kewirausahaan (entrepreneurship) berikut sarana laboratorium yg baik di bidang ICT (information and comunication technology) serta laboratorium multimedia (animasi desain).
Alasan Mengembangkan Indonesia perlu terus mengembangkan Industri kreatif. Alasannya, industri kreatif memberikan kontribusi ekonomi yg signifikan. Selain itu, industri kreatif menciptakan iklim bisnis yg positif dan membangun citra serta identitas bangsa. Di sisi lain, industri kreatif berbasis pada sumber daya yg terbarukan, menciptakan inovasi dan kreatifitas yg merupakan keunggulan kompetitif suatu bangsa serta memberikan dampak sosial yg positif.
Meski demikian, untuk menggerakkan industri kreatif diperlukan beberapa faktor. Di antaranya, arahan edukatif, memberikan pengharagaan terhadap insan kreatif, serta menciptakan iklim usaha yg kondusif.
Fenomena Global Saat ini ekonomi industrial telah beralih ke ekonomi kreatif dan korporasi berada di simpang jalan. Atribut yg cocok untuk abad ke-20 tidak lagi sesuai di abad ke-21 sehingga korporasi harus berubah secara dramatis. Daya yg paling penting saat ini adalah tumbuhnya kekuatan ide. Itulah sebabnya, sebagian besar tenaga kerja kini berada pada sector jasa atau menghadilkan produk abstrak, seperti data, software, berita, hiburan, periklanan, dan lain-lain.Belanja modal di Amerika Serikat untuk teknologi informasi berlipat lebih dari tiga kali lipat sejak 1960, dari hanya 10 persen menjadi 35 persen.
Pergantian abad merupakan pergantian dari Hamburger ke software. Software adalah ide. Meskipun masih ada pembuat Hamburger di abad ke-21, tetapi kekuatan, prestise dan uang akan mengalir ke perusahaan dengan modal intelektual yg sangat berharga. Bila dibandingkan, Mc Donald yg memiliki pegawai 10 kali lebih banyak, nilai kapitalisasi pasarnya hanya 1/10 microsoft. Pada era ekonomi yg berbasis pada ide, potensi untuk sukses seperti Yahoo, Google adalah jauh lebih besar karena ide bersifat menular. Ide dapat menyebar ke populasi yg sangat besar dalam waktu yg cepat. Sekali sebuah ide, seperti program komputer telah dikembangkan, biaya untuk penggandaan hampir nol, tetapi dgn potensi keuntungan yg sangat besar. Dalam era ekonomi kreatif, isu penting yg harus di atasi adalah pembajakan. Buku, musik atau software sulit untuk dibuat, tetapi sangat mudah digandakan, apalagi dgn kehadiran internet. Padahal pecurian terhadap hak cipta intelektual sangat mematikan inovasi.
Di era ekonomi kreatif, tersedia modal yg sangat banyak tetapi justru ide bagus yg sangat kurang. Jadi pemilik modal sepertinya kehilangan kekuatan di abad ke-21 ini, sedangkan wira usahawan dan pemilik idelah yg memegang peranan.
Hak Milik Intelektual Dalam ekonomi kreatif, hak milik intelek tual yg paling penting bukanlah software, musik atau film, tetapi apa yg ada di dalam kepala karyawan. Ketika aset berupa benda fisik, seperti batu bara, misalnya, pemegang saham memiliki seluruhnya. Tetapi kalau aset terpenting adalah orang, mereka tidak sepenuhnya memiliki karena berada di orang tersebut. Bila orang tersebut pindah, maka mereka akan membawa serta aset-aset berupa ide. Yang terbaik yg bisa dilakukan oleh perusahaan adalah menciptakan lingkungan yg bisa membuat orang terbaik tetap betah. Aset yg sebenarnya adalah ide.[-O-]
Menonton sebuah acara pentas tari atau Fashion Show mungkin merupakan hal yg biasa. Yang tak biasa adalah menonton pentas tari yg dikolaborasikan dgn fashion show, seperti halnya yg disajikan Marie Barbottin dan Marie Labarelle.
Setelah mengikuti pendidikan di Konservatorium Tinggi Nasional jurusan Musik dan tari di Paris, di tahun 2005 Marie Barbottin bergabung dgn The Ririe Woodburry Dance Company/ Nikolais Dance Theater (USA) sebagai Trainee. Pada tahun yg sama ia menari di Perancis dalam kreasi Espaces Sensibles (Ruang peka) karya Laurence Marthouret, kemudian memulai berkolaborasi dengan Marie Labarelle, desainer, dan Mathieu Gauchet, fotografer.
Di 2006 dia berperan bagi Julie Marcland dalam Reclame, suatu karya untuk 5 aktor dan seorang pernari. Dia kemudian berkerja sama dgn pianis David Greilsammer (pemenang Victoires de la Musique Classique 2008) untuk kreasi sebuah karya solo, Galatee, di Pusat Seni Drama Nasional Sartrouville di tahun 2007. Pada tahun yg sama dia memulai suatu kolaborasi sebagai koreografer bersama sutradara Helene Cinque dalam Peines d Amour Perdues, Kepedihan-kepedihan Cinta yg hilang dari Shakespeare yg digelar di Teater Matahari.
Di 2008, dia direkrut Emilio Calcagno utk proyek PIC, sebagai Residen di Falencerie (tempat keramik) de Creil. Sejak September 2008, dia ambil bagian dalam ciptaan baru Claire Jenny, Incertain Corps, yg diterima antara lain di MAC de creteil. Marie juga seorang guru tari kontemporer yg berijazah negara sejak tahun 2007. Dia sangat ingin menghubungkan kegiatan-kegiatan pemeranannya dgn kependidikan. Marie Labarelle meluncurkan label pakaian wanita miliknya pada tahun 2005. Berkat latar belakangnya sebagai arsitek, ia memiliki kepekaan terhadap ruang dan dimensi sehingga mampu memberikan sentuhan mode tersendiri pada kreasinya. Jiwa yg ceria dan puitis merupakan ciri khas pakaiannya yg tercermin melalui judul-judul yg ia berikan kpd kreasinya : "Blus sungai", "Kaos yg berciuman". Kreatifitasnya sangat terasa dalam struktur pakaiannya dan penggunaan beberapa material tertentu. Kombinasi ini menampilkan permainan unsur interior dan eksterior, dalam dan luar, tak terlihat dan terlihat. Dengan ketertarikannya pada kreasi dalam segala bentuk,Marie Labarelle sering berkolaborasi dgn seniman, penari, fotografer, pelawak atau arsitek untuk berbagai proyek antar disiplin ilmu. Marie Barbottin dan Marie Labarelle bertemu pd tahun 2005 melalui fotografer Matthieu Gauchet saat melakukan sebuah proyek fotografi dgn permainan bentuk dan garis kontur sebuah pemandangan urban. Sejak itu, Trio ini terus melanjutkan kolaborasi mereka saat salah satu mendapatkan suatu gagasan baru. Mereka telah bekerja dgn berbagai support yg berbeda seperti gambar fotografi, pertunjukan artistik ataupun pertunjukan tetrikal dimana mereka memperkaya sudut pandang masing-masing.[-O-]
LAYAKYA kesibukan menjelang Lebaran dan Natal, masyarakat China pun ikut sibuk mendekorasi rumah untuk menyambut datangnya Imlek. Ada saja yg dilakukan mereka untuk menambah semarak suasana.
Mendekati perayaan Imlek, kawasan pusat perniagaan Glodok, Pancoran, Gloria, atau pun Asemka penuh akan lautan manusia yg ingin berbelanja aneka ornamen Chinese untuk menyambut Imlek. Ada yg membeli lentera merah, kue keranjang, atau bahkan untuk sekedar berburu baju. Lentera merah yg dianggap ampuh menakuti Nian juga dipasang di berbagai tempat-tempat strategis. Selain area Glodok dan sekitarnya, Mal Ciputra juga turut memeriahkan acara Imlek. Di mal ini anda dapat dgn mudahnya menemukan aneka ornament Chinese untuk menghias rumah. Maklum saja, sejak Presiden RI Gus Dur mengijinkan peryaan Imlek, mal yg satu ini cukup konsiten merayakan Imlek dari tahun ke tahun.
Namun untuk mendapatkan aneka ornamen Chinese yg unik, anda bisa mengunjungi showroom Vivere yg tersebar di Jakarta, Surabaya dan Medan. Di show-room Vivere ini, anda bisa menemui aneka ornamen Chinese yg unik dan berkelas. Di sini anda bisa menemukan aneka lilin merah, bantal-bantal kecil, piring dekoratif, lukisan Koi lengkap dgn bingkainya yg unik., bunga-bunga yg berkesan oriental, hingga aneka koleksi artwork bernuansa oriental.
Apabila di bulan Februari ini anda bisa memanfaatkan The Fortune of Februari berupa diskon hingga 20 % cashback voucher hingga 30%, pohon keberuntungan yg memberikan banyak hadiah, hingga aneka koleksi desainer yg bisa didapatkan dgn harga diskon.
Jika anda bingung mendekorasi rumah, mintalah bantuan pihak Vivere untuk melakukan disain tiga dimensi yg akan memeberikan anda ide dan gambaran akan desain ruang dalam bentuk tiga dimensi. Gaya yg ditawarkan, tentu saja adalah gaya ala Vivere. Jika ingin gaya yg lain, Vivere juga menggandeng beberapa konsultan desainer untuk anda.
Dalam menyambut Imlek kali ini, manfaatkan juga aneka parcel Imlek yg ditawarkan Vivere berupa 14 macam ornamen yg dirangkai menjadi satu parcel cantik. Parcel-parcel tersebut tentunya akan menjadi hantaran yg sangat dinantikan mengingat aneka ornamen Chinese yg unik dan berkelas ada di dalamnya. Selamat merayakan Imlek.
TIGA HARI ITU Setelah sukses menggelar workshop di Bandung pada 17 januari lalu, kru “baragaM” bergabung dgn The Chosen untuk menggelar acara puncak HUT ke-2 MuDA. Beberapa kru bragaM yg berdomisili di Jakarta pindah markas ke kantor Kompas di jalan Palmerah Selatan, Jakarta. Mulai Rabu (21/1), Wina, Carla dan Daniel sdh sibuk membantu teman dari The Chosen, Raindy. Sebab, sebagian besar kru The Chosen sibuk sekolah, kuliah, dan magang. Hanya dalam hitungan hari, nomor HP Wina pun menyebar ke seantero Nusantara sebagai orang yg bertanggung-jawab buat meladeni abu-abuers yg mau pesan tempat. Carla diminta menghubungi para nominator kompetisi MuDA Creativity dan menjadi liason officer (LO) mereka pd hari-H. Daniel bertanggung jawab pada nominator band MuDA Musikustix. Kru bragaM yg membantu The Chosen pun bertambah. Ketua bragaM Bagas bolos kuliah demi suksesnya acara puncak. Jadilah bagas menjadi sosok yg bertanggung-jawab utk urusan bingkisan dan hadiah bagi pemenang kompetisi.
Pengalaman Berharga. Ada banyak pengalaman berharga yg kami peroleh selama bergabung di sini. Mulai Kamis (29/1) pagi-pagi, Panitia HUT MuDA dari berbagai kota mulai berdatangan. Wina, Carla dan Raindy menyambut kedatangan kru Tirtowaluyo dari Semarang dan Enomers dari Yogyakarta, lalu mengantarkan mereka ke apartemen, tempat menginap selama di Jakarta. Tirtuwaluyo yg terdiri dari Ocha, Rora, Otong, Bima, Win dan Agnes, serta Enomers yg diwakili Bagus, Kinan, Elie, dan Pepih datang berbarengan karena enggak sengaja bertemu di Stasiun KA Senen, Jakarta. Rombongan ketiga yg tiba adalah teman-teman Gerbangers dari Surabaya, yg berjumlah 10 orang. Kru bragaM yg berjumlah 18 orang dipastikan datang dgn waktu yg berbeda-beda, tergantung dari kesibukan kuliah, sekolah dan ujian masing-masing. Kloter pertama ada;ah Laila, Zaelani, Mahesa, dan Anton. Kloter kedua : Ernest, Hary, Gabriel, dan Indri datang Jumat (30/1) malam. Acara MuDA2nd Anniversary yg berlansung tiga hari meninggalkan kesan mendalam bagi kita. Hubungan kami, sesama bragaM semakin erat, kita makin kenal karakter masin-masing.[-O-]
Banyak sekali orang mengeluh tentang susahnya menuangkan isi pikiran ke dalam bentuk tulisan. Padahal, pada saat yg sama ia biasa menulis surat, mengisi buku Diary, menyusun laporan, skripsi, tesis, disertasi dan lain-lain.
Sebenarnya, menulis merupakan sesuatu yg mudah dilakukan apalagi diiringi dgn banyak membaca buku dan rutin mencatat apa saja yg ingin kita tulis. Berarti, menulis (mengarang) itu bukanlah monopoli mereka yg berbakat. Menulis bukan sekedar menebar karya sbg pembuktian adanya kemampuan yg kita miliki. Menulis ternyata dapat kita tangkap sbg proses pembangunan pribadi. Tulisan yg telah kita karyakan tak hanya memberikan kepuasan saat dimuat di Koran-koran, majalah, ataupun tabloid yg dibaca public. Jika mau menilik kembali dan mencermati secara keseluruhan, kita juga akan dapat melihat bagaimana diri kita berkembang seiring dgn berjalannya waktu.
Apa yg kita tuliskan mencerminkan bagaimana berpikir dan menyikapi sesuatu keadaan. Segala pengalaman yg pernah kita alami akan terabadikan dalam tulisan. Melalui tulisan kita dapat melihat dan memahami perilaku manusia yg tdk tampak, yaitu berpikir. Melihat apa yg terjadi dalam diri kita, memahaminya, menjelajah apa kelemahan dan kelebihan diri hingga kita menyadari diri kita apa adanya dan menggugah semangat utk senantiasa menjadi lebih baik.
Lalu timbul pertanyaan,”Bisakah mengandalkan hidup dari menulis? Pertanyaan seperti ini kerap kali diajukan kepada orang-orang yg berprofesi sbg penulis.Menjawab pertanyaan seperti ini tidak mudah. Sebab faktanya, meski banyak orang yg kaya dari menulis, namun tak sedikit pula sebaliknya.
Maria Adelia (17 tahun) adalah contoh sosok penulis yg sukses dari segi materi. Siapa sangka, Novel “aku vs sepatu hak tinggi” yg dikirimnya secara isen-iseng ke Penerbit Gramedia, menjadi laku keras di pasaran. Kini, novelnya sudah diangkat ke layer kaca, bahkan dijadikan sinetron berseri. Tentu royaltipun membanjiri dompet Maria Adelia. Dalam sebulan, ia mendapat penghasilan kotor sekitar lima juta rupiah
KENAPA KITA MENULIS?
Pertanyaan ini merupakan kunci motivasi seorang Penulis. Untuk apakah kita menulis? Mari kita simak jawabannya melalui kisah nyata di bawah ini :
Usianya masih sangat muda, 13 tahun. Kala itu Juni 1942, pertama kalinya ia menulis dalam buku Diarynya. Beberapa bulan kemudian, bersama orang tuanya, ia bersembunyi di sebuah loteng gelap karena sedang diburu oleh Rasisme Nazi. Seringkali ia mendengar suara deru pesawat tempur dan rentetan senjata api yg mengawang di atas Secret Annex itu.
Untuk mengisi hari-hari panjangnya dan utk mengatasi rasa takut, ia mencurahkan segala perasaannya dalam sebuah buku Diary, catatan harian, yg dikemudian hari menghantarkannya menjadia seorang “pengisah sejati” yg terkenal di seluruh dunia. Gadis itu bernama Anne Frank.
.”Aku berharap…,” demikian ia mengawali tulisannya pada Diarynya yg diberinya nama Kitty.”Aku bias mencurahkan isi hatiku padamu dgn cara yg belum pernah aku lakukan pada siapapun sebelumnya, aku harap kamu dapat memberi rasa nyaman dan semangat untukku.”
Bersama dgn impian remaja dan cita-citanya, akhirnya Anne Frank meninggal dunia karena terlalu lelah, sakit dan lapar. Mayatnya di buang ke sebuah pemakaman umum Bergen-Belsen. Ia mati dalam usia belasan tahun tanpa sempat tahu bahwa beberapa tahun kemudian, setelah perang usai, diary-nya ditemukan oleh petugas berceceran di lantai Secret Annex yg akhirnya menjadi sebuah dokumen sejarah yg dipublikasikan ke seluruh dunia.
Dari kisah di atas kita dapat memetik pelajaran penting bahwa menulis adalah sebuah cara untuk mendokumentasikan segala pikiran, pengalaman dan imajinasi, seperti yg dikatakan Anne Frank : “saat aku menulis, aku dapat meluruhkan seluruh deritaku. Ketakutanku lenyap, gairah hidupku bangkit kembali….!
Sebetulnya, dipelajari atau tidak, menulis itu tetap mengiringi hidup kita sehari-hari karena memang sudah menjadi kebutuhan. Sekarang berpulang pada pembaca untuk menuliskan pengalaman pribadi, mencurahkan hati dan menuangkan isi pikiran serta mendokumentasikan imajinasi dalam bentuk tulisan.[-O-]
Katanya, masa muda adalah masa dimana begitu banyak “gunung impian” yg ingin didaki, “hutan Pengalaman” yg menanti ditelusuri, dan “sumur ilmu” yg siap digali. Persoalannya, dari tujuh puluh juta orang muda di Indonesia banyak yg tergoda menyia-nyiakan waktu mereka.
Alih-alih meraih mimpi, mereka mengisi masa mudanya dgn pergaulan atau kebiasaan yg buruk. Dibutuhkan upaya dan kesempatan utk mendorong timbulnya minat utk meraih mimpi yg baik dan positif.
MENGGAPAI MIMPI.
Dalam perjalanan meraih mimpi, beragam masalah kerap menghadang. Terkadang beratnya masalh yg dihadapi membuat jalan seakan buntu sehingga timbul keinginan utk berhenti dan mengakhiri usaha meraih mimpi. Padahal separuh perjalanan sudah ditempuh.
Dalam kondisi demikian, ada baiknya belajar kepada Hee Ah Lee. Pianis dgn keterbatasan fisik ini mampu menunjukkan kepiawaiannya dalam memainkan tuts piano, yg membuatnya tidak hanya tenar di Negara tanah kelahirannya Korea, tetapi hampir seluruh dunia mengenal dia. Oleh karena itu, sekaranglah saatnya utk membuka mata lebar-lebar, melihat suatu permasalahan dari kaca mata yg berbeda. Siapa tahu ada kesempatan dan peluang di jalan lain.
Terkait hal itu, Star Mild, seolah mampu melihat impian yg menjadi obsesi di antara anak muda dan menawarkan sesuatu yg berbeda. Dengan slogan “Ada Obsesi, Ada Jalan” Star Mild mengadakan suatu acara yg bisa mewadahi obsesi anak muda, Obsesiland. Pertama kalinya obsesiland digelar di Sabuga, Bandung, pd tgl 29 November 2009. Obsesiland ini bisa menjadi ajang bagi setiap orang yg ingin selangkah lagi mendekat pd mimpi.
Acara ini menghadirkan beberapa obsesi expert seperti Darwis Triadi (Photographer), Demian The Illusionist (Magician), Melanie Richardo (Radio Announcer), dan DJ Riri (DJ). Mereka datang memberi Coaching Clinic.
Dengan bertemu langsung dgn mereka, maka anak muda bisa menimba langsung dari ahlinya. Bagi anak muda yg hobi fotograpi dan sulap, atau bercita-cita menjadi seorang DJ (disc jockey) dan penyiar radio, kesempatan ini tentunya tdk akan dilewatkan.
Aktifitas dalam obsesiland pun beragam : air softgun, trampoline, games dan competition, dan lain-lain. Acara musik yg menampilkan Andra & The Backbone, Tompi, Ebiet Beat A, Rock and Roll Mafia, Shenja, dan Rocket Rockers sungguh menarik.
Simak komentar Ichad (22), salah satu obsesor dalam obsesiland. “Acaranya keren dan sangat bermanfaat. Kapan lagi bisa nanya-nanya dan belajar langsung dari seorang DJ Riri. Ichad datang ke Obsesiland utk mengeksplor obsesinya menjadi seorang DJ. Acara ini seolah mampu menjawab kegelisahan anak muda yg beropsesi utk meraih mimpi sekaligus having fun, ilmu didapat, ada hiburan tambah semangat, impianpun semakin dekat.
MIMPI JADI KENYATAAN, SELANJUTNYA?
Namun generasi muda dituntut juga tentang nilai pertanggung jawaban dari sebuah impian. Jika kita menjadi sosok yg kita impikan, apa yg akan kita sumbangkan?
Tidak perlu menjadi Mahatma Gandhi atau Alfred Nobel (penemu dinamit & penghargaan Nobel) utk memberikan kontribusi kepada masyarakat atau negara. Cukup dgn memberikan apa yg terbaik dari kita tanpa mengharap imbalan., akan tampak hasil di luar dugaan. Singkatnya utk meraih mimpi, kita harus berani utk menetapkan tujuan, memilih prioritas, dan menggunakan langkah terbaik. Terakhir namun paling penting, segala sesuatu yg diimpikan selayaknya memberikan manfaat bagi orang banyak.