Alih-alih meraih mimpi, mereka mengisi masa mudanya dgn pergaulan atau kebiasaan yg buruk. Dibutuhkan upaya dan kesempatan utk mendorong timbulnya minat utk meraih mimpi yg baik dan positif.
MENGGAPAI MIMPI.
Dalam perjalanan meraih mimpi, beragam masalah kerap menghadang. Terkadang beratnya masalh yg dihadapi membuat jalan seakan buntu sehingga timbul keinginan utk berhenti dan mengakhiri usaha meraih mimpi. Padahal separuh perjalanan sudah ditempuh.
Dalam kondisi demikian, ada baiknya belajar kepada Hee Ah Lee. Pianis dgn keterbatasan fisik ini mampu menunjukkan kepiawaiannya dalam memainkan tuts piano, yg membuatnya tidak hanya tenar di Negara tanah kelahirannya
Terkait hal itu, Star Mild, seolah mampu melihat impian yg menjadi obsesi di antara anak muda dan menawarkan sesuatu yg berbeda. Dengan slogan “Ada Obsesi, Ada Jalan” Star Mild mengadakan suatu acara yg bisa mewadahi obsesi anak muda, Obsesiland.
Acara ini menghadirkan beberapa obsesi expert seperti Darwis Triadi (Photographer), Demian The Illusionist (Magician), Melanie Richardo (Radio Announcer), dan DJ Riri (DJ). Mereka datang memberi Coaching Clinic.
Dengan bertemu langsung dgn mereka, maka anak muda bisa menimba langsung dari ahlinya. Bagi anak muda yg hobi fotograpi dan sulap, atau bercita-cita menjadi seorang DJ (disc jockey) dan penyiar radio, kesempatan ini tentunya tdk akan dilewatkan.
Aktifitas dalam obsesiland pun beragam : air softgun, trampoline, games dan competition, dan lain-lain. Acara musik yg menampilkan Andra & The Backbone, Tompi, Ebiet Beat A, Rock and Roll Mafia, Shenja, dan Rocket Rockers sungguh menarik.
Simak komentar Ichad (22), salah satu obsesor dalam obsesiland. “Acaranya keren dan sangat bermanfaat. Kapan lagi bisa nanya-nanya dan belajar langsung dari seorang DJ Riri. Ichad datang ke Obsesiland utk mengeksplor obsesinya menjadi seorang DJ. Acara ini seolah mampu menjawab kegelisahan anak muda yg beropsesi utk meraih mimpi sekaligus having fun, ilmu didapat, ada hiburan tambah semangat, impianpun semakin dekat.
MIMPI JADI KENYATAAN, SELANJUTNYA?
Namun generasi muda dituntut juga tentang nilai pertanggung jawaban dari sebuah impian. Jika kita menjadi sosok yg kita impikan, apa yg akan kita sumbangkan?
Tidak perlu menjadi Mahatma Gandhi atau Alfred Nobel (penemu dinamit & penghargaan Nobel) utk memberikan kontribusi kepada masyarakat atau negara. Cukup dgn memberikan apa yg terbaik dari kita tanpa mengharap imbalan., akan tampak hasil di luar dugaan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar