Tampilkan postingan dengan label Balap. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Balap. Tampilkan semua postingan

Minggu, 08 Agustus 2010

POWER CROSS 09 DIGELAR LIMA SERI

Pengurus pusat IMI, bersama Surya 12 Moto Riders Productions, menggelar Surya Moto Riders Power Cross Championship 2009 sebanyak lima seri. "Kehadiran kami kembali ke otomotif tentu setelah kami berusaha utk meningkatkan daya tarik event ini," tutur Istata T Siddharta, Wakil Dirut PT Gudang Garam, pd acara launching event tsb di Jakarta, Sabtu (14/11) kemarin.
Istata ataupun Pongky Puranto, yg merupakan Brand Manager Surya 12, enggan mengungkapkan total dana yg dikeluarkan utk penyelenggaraan power cross tsb. Akan tetapi, yg pasti, lanjut Pongky, tentu keikutsertaan Gudang Garam kali ini bakal memberikan warna yg berbeda dgn event motokross lainnya. Sebab, kami juga akan meningkatkan faktor hiburannya, dgn menampilkan band papan atas serta hiburan lainnya. Ketua Umum PP IMI, Juliari P Batubara menegaskan, PP IMI sungguh senang dgn kembalinya Gudang Garam mensponsori event otomotif, khusus motokros. "Bagi kami, lima seri pun sdh cukup. Sebab, yg penting kualitas dari kejuaraannya, bukan banyaknnya kejuaraan. Dengan kualitas kejuaraan yg baik, kami berharap akan muncul kroser-kroser muda, "kata Ari, begitu panggilan akrab Juliari.

Aturan Baru
Direktur Lightning Production Fr A Judiarto menambahkan,, dgn menggunakan peraturan yg lebih ketat, pertarungan para kroser akan lebih enak di tonton. "Kami juga menghadirkan Steve Summer Field, salah satu freestyler dunia asal Australia, di setiap seri,"katanya.
Menurut Palma Funta, dari Lightning Production, kelima seri kejuaraan itu adalah 12 Desember di Batu, Malang 19 Desember di Stadion Diponegoro, Semarang; 16 Januari di Stadion Goentoer ; Purbalingg 23 Jamuari di Cimahi, Bandung; dan 30 Januari di Ancol, Jakarta.[-O-]

Senin, 08 Maret 2010

Rossi Tak Pernah Bermimpi Jadi Juara

Siapa tidak kenal Valentino Rossi? Anak kecil hingga kakek-kakek mengenal pemuda Italia itu. Aksinya di atas motor dan saat menyalip membuat balap motor digemari banyak orang Indonesia.

Sabtu pekan lalu, Rossi juara dunia GP500/Moto-GP sebanyak tujuh kali, kembali mendatangi Indonesia. Ia datang sebagai tamu undangan PT Yamaha Motor Kencana Indonesia (YMKI). Kunjungan Rossi kali ini dilakukan bertepan dgn hajatan YMKI yg memperkenalkan bahwa mulai musim balapan tahun 2010, tag line milik Yamaha Indonesia, "Semakin di Depan" bakal terpampang dibelakang motor Yamaha yg dikendarai Rossi. Tulisan itu juga terpampang di baju Rossi. Rekan satu tim Rossi di tim Fiat Yamaha, Jorge Lorenzo, juga dipasangi tag line "Semakin di Depan" pada baju balap dan motornya.

Pada Minggu (28/2, di dealer utama Yamaha di kota Medan, Sumatera Utara, Kompas mendapat kesempatan mewawancarai Rossi secara ekslusif.

Senin, 01 Maret 2010

Tampil Gemilang Rio Juara di Sepang

Tampil Gemilang Rio Juara di Sepang

Rio Haryanto tampil gemilang dgn menjuarai lomba kedua Formula BMW Pasifik seri pertama di Sirkuit Internasional Sepang, Malaysia, Minggu (5/4). Meski memulai balapan dari posisi keenam, pebalab Indonesia dari tim Meritus itu mampu melibas kawan-kawannya untuk tampil sebagai yg tercepat.

Kemenangan Rio membuat lagu Indonesia Raya diperdengarkan di Sirkuit Sepang, beberapa saat sebelum parade para pembalab Formula satu di lintasan. Podium kedua ditempati oleh pebalap Australia, Chris Wootton, sementara juara lomba pertama Gary Thompson yg start dari posisi pole hanya mampu finis ketiga.

"Sejak awal saya sudah berusaha untuk secepatnya menyodok ke depan. Lintasan yg agak basah memang membuat mobil kadang melintir. Namun saya terus berusaha keras dan itu membuahkan hasil," kata Rio yg mencatatkan waktu 11 menit 27 detik, unggul 4 detik dari Wootton.

Berbeda dgn balapan pertama, lomba kedua berlangsung dramatis setelah sebagian lintasan basah karena beberapa saat sebelumnya Sirkuit Sepang diguyur hujan. Lintasan sebagian mengering karena sebelum Formula BMW telah terlebih dahulu digunakan untuk balapan GP2 Asiaseries.

Lomba terpaksa dipotong menjadi lima lap saja dari rencana awal 10 lap akibat penundaan start pd GP2 karena lintasan tergenang air. Mengetahui balapan akan terasa singkat, para pebalap berusaha mati-matian memacu mobilnya yg berakibat sejumlah kecelakaan.

Memulai balapan dari posisi keenam, Rio melakukan start dgn baik sehingga pada tikungan pertama, ia mampu melewati dua pembalap di depannya. Ia terus memacu kendaraannya hingga di tikungan kedua, dua pembalap lagi berhasil dilewatinya. Sementara di barisan belakang, sejumlah kecelakaan menimpa pebalap, termasuk rekan satu tim Rio, Dustin Sofyan, yg bertabrakan dgn pebalap lain sehingga gagal melanjutkan balapan.

Belum genap lap pertama, Rio telah melesat ke depan memimpin balapan. Sementara dua pesaing terberatnya. Wootton dan Thompson, bersaing keras memperebutkan tempat kedua. Hal itu membuat Rio bisa dgn mudah meninggalkan lawan-lawannya.

Berkat Latihan

Sampai lap keempat, ia telah membuka jarak hingga sekitar 4 detik di depan. Upaya kedua lawannya untuk mengejar sudah terlambat karena Rio tak terbendung untuk menyentuh garis finis pertama.

"Saya sudah terbiasa menghadapi lintasan basah karena saya sering berlatih saat hujan. Mungkin berbeda dgn sejumlah pebalap lain karena mereka lebih sering berlatih saat lintasan kering," jelas Rio.

Thompson mengakui, ia kesulitan mengembangkan kecepatan. "Saya memulai balapan dgn buruk dan Rio tampil baik. Dengan kecepatannya, tidak mungkin untuk bisa menyusulnya kembali," kata pebalap dari tim E-Rain ini pada jumpa pers seusai balapan.

[-O-]

Sabtu, 27 Februari 2010

LOEB Masih Belum Terkalahkan

PERELI Sebastian Loeb sungguh fenomenal. Hingga seri keempat Kejuaraan Reli Dunia 2009 ia sama sekali belum terkalahkan. Hasil itu membuatnya kian layak menjadi calon kuat juara dunia reli keenam kalinya berturut-turut pada 2009. Sepanjang sejarah, tidak ada satu pereli pun selain Loeb yg menjadi juara dunia lebih dari empat kali.
Seri keempat Kejuaraan Dunia Reli (WRC) 2009 berlangsung di Portugal, Jumat-Minggu (3-5/4). Loeb, pereli Citroen, memenangi Reli Portugal dgn unggul 24,3 detik atas pereli Ford, Mikko Hirvonen yg menempati urutan kedua.
Tidak ada masalah dgn mobil. Kami betul-betul memacu mobil hingga limit. Akhirnya kami sekarang bisa menang. Saya betul-betul senang," ujar Loeb yg memakai mobil Citroen C4, dikutip autosport.com.

Awal Buruk
Loeb mengawali laga Reli Portugal yg berlangsung di lintasan gravel dgn cukup berat. Pria Perancis ini, Jumat lalu, keluar lintasan pada SS2. Akibatnya, Loeb langsung anjlok ke posisi ketujuh.
Saat itu lomba dipimpin rekan satu tim Hivroven, Jarri Matti Latvala. Akan tetapi, Latyala yg gagal mendulang poin pada tiga seri sebelum Reli Portugal mengalami kecelakaan pada SS 4. Ia pun tdk berhasil mempertahankan posisinya di puncak.
Dani Sardo, rekan satu tim Loeb, melejit ke puncak. Sayangnya, kesalahan Loeb pada SS2 diulangi Sordo saat lomba menginjak SS 5, yg lokasinya sama dengan SS 2, di Ourique. Sordo anjlok ke posisi ke tiga, sedangkan Hirvonen naik ke posisi puncak.
Hirvonen berharap dapat memperbesar keunggulannya pada laga hari kedua, sabtu lalu. Akan tetapi Loeb justru tampil sangat cemerlang. Ia memenangi semua SS (ada enam SS) yg diperlombakan pada Sabtu.
“Saya bilang, baiklah, awal lomba tidak berlangsung bagus, tetapi semuanya masih mungkin terjadi. Saya sungguh termotivasi untuk merebut posisi puncak,” ujar Loeb. Menurut Loeb, laga pada jumat siang sungguh menyulitkan dirinya. “Sabtu ternyata menjadi hari yg sempurna,” katanya.
Dari semula ketinggalan 18 detik dari Hirvonen, Loeb berhasil unggul hampir 20 detik pada akhir laga hari kedua. Keunggulan Loeb berlanjut pada laga hari penutup. Tidak ada problem yg dialami Loeb sehingga ia pun menutup Reli Portugal dgn kemenangan.
Sordo berada di urutan bertiga. Ia berada cukup jauh dari Petter Solberg yg menempati posisi keempat. Hasil yg dicapai Solberg cukup baik mengingat mobilnya adalah Citroen Xsara yg tergolong bukan mobil baru.
Solberg sebelum ini tergabung dgn tim pabrikan Subaru. Akan tetapi, akibat krisis ekonomi, Subaru mundur dari WRC dan Solberg terpaksa mengikuti WRC bersama tim privateer. Marcus Gronholm sempat tampil menjanjikan pada laga hari pertama. Ia paling tidak bisa mendapat hasil podium. Akan tetapi, pada Sabtu, Gronholm yg memakai mobil Subaru mengalami kecelakaan. Keikutsertaannya pun berakhir.
Gronholm adalah mantan juara dunia dua kali dan mantan Pireli Ford. Gronholm menyatakan mundur dari WRC pada akhir 2007.[-O-]