Senin, 01 Maret 2010

Tampil Gemilang Rio Juara di Sepang

Tampil Gemilang Rio Juara di Sepang

Rio Haryanto tampil gemilang dgn menjuarai lomba kedua Formula BMW Pasifik seri pertama di Sirkuit Internasional Sepang, Malaysia, Minggu (5/4). Meski memulai balapan dari posisi keenam, pebalab Indonesia dari tim Meritus itu mampu melibas kawan-kawannya untuk tampil sebagai yg tercepat.

Kemenangan Rio membuat lagu Indonesia Raya diperdengarkan di Sirkuit Sepang, beberapa saat sebelum parade para pembalab Formula satu di lintasan. Podium kedua ditempati oleh pebalap Australia, Chris Wootton, sementara juara lomba pertama Gary Thompson yg start dari posisi pole hanya mampu finis ketiga.

"Sejak awal saya sudah berusaha untuk secepatnya menyodok ke depan. Lintasan yg agak basah memang membuat mobil kadang melintir. Namun saya terus berusaha keras dan itu membuahkan hasil," kata Rio yg mencatatkan waktu 11 menit 27 detik, unggul 4 detik dari Wootton.

Berbeda dgn balapan pertama, lomba kedua berlangsung dramatis setelah sebagian lintasan basah karena beberapa saat sebelumnya Sirkuit Sepang diguyur hujan. Lintasan sebagian mengering karena sebelum Formula BMW telah terlebih dahulu digunakan untuk balapan GP2 Asiaseries.

Lomba terpaksa dipotong menjadi lima lap saja dari rencana awal 10 lap akibat penundaan start pd GP2 karena lintasan tergenang air. Mengetahui balapan akan terasa singkat, para pebalap berusaha mati-matian memacu mobilnya yg berakibat sejumlah kecelakaan.

Memulai balapan dari posisi keenam, Rio melakukan start dgn baik sehingga pada tikungan pertama, ia mampu melewati dua pembalap di depannya. Ia terus memacu kendaraannya hingga di tikungan kedua, dua pembalap lagi berhasil dilewatinya. Sementara di barisan belakang, sejumlah kecelakaan menimpa pebalap, termasuk rekan satu tim Rio, Dustin Sofyan, yg bertabrakan dgn pebalap lain sehingga gagal melanjutkan balapan.

Belum genap lap pertama, Rio telah melesat ke depan memimpin balapan. Sementara dua pesaing terberatnya. Wootton dan Thompson, bersaing keras memperebutkan tempat kedua. Hal itu membuat Rio bisa dgn mudah meninggalkan lawan-lawannya.

Berkat Latihan

Sampai lap keempat, ia telah membuka jarak hingga sekitar 4 detik di depan. Upaya kedua lawannya untuk mengejar sudah terlambat karena Rio tak terbendung untuk menyentuh garis finis pertama.

"Saya sudah terbiasa menghadapi lintasan basah karena saya sering berlatih saat hujan. Mungkin berbeda dgn sejumlah pebalap lain karena mereka lebih sering berlatih saat lintasan kering," jelas Rio.

Thompson mengakui, ia kesulitan mengembangkan kecepatan. "Saya memulai balapan dgn buruk dan Rio tampil baik. Dengan kecepatannya, tidak mungkin untuk bisa menyusulnya kembali," kata pebalap dari tim E-Rain ini pada jumpa pers seusai balapan.

[-O-]

Tidak ada komentar:

Posting Komentar