TANGGAL 22 Maret nanti, siswa kelas tiga SMA akan menempuh ujian Nasional (UN). Lalu, benarkah siswa hanya perlu belajar saat akan dan sedang menempuh ujian? Ternyata, belajar saja tidak cukup, karena seorang siswa butuh senjata lain agarmampu melewati ujian dgn baik.
Salah satunya adalah kecukupan gizi dan nutrisi yg dikonsumsi. Tanpa hal itu, otak secemerlang apapun dijamin tidak akan bekerja maksimal. Berikut beberapa inspirasi yg mungkin dapat menjadi bekal siswa saat menempuh ujian. Pertama, kecukupan vitamin dan mineral dapat menjadi modal awal. Konsumsi makanan yg kaya zat besi seperti sereal, daging, kacang-kacangan, dan bayam. Selain itu, makanan telur dan berbagai olahan gandum yg mengandung banyak vitamin B. Ikan dan kedelai juga dipercaya memberi asupan nutrisi pada otak.
Kedua, jadikan sarapan bukan sekedarnya saja dengan memilih menu sehat. Kecukupan protein, Kalsium, serat, buah, dan sayur mutlak diperlukan. Tidak perlu mahal, karena semangkuk sereal dicampr susu dan sebuah apel sudah cukup mengenyangkan sekaligus menyehatkan. Atur waktu makan untuk mengatur penyimpanan nutrisi dan energi yg stabil. Porsi makanpun sebaiknya secukupnya saja, karena dengan perut terlalu penuh, siswa akan merasa tidak nyaman.Ketiga, konsumsi buah dan sayur yg tepat. Buah pisang menyimpan banyak energi dan gula alami, tentu sangat baik untuk siswa. Lalu, pilih warna sayur yg lebih atau pekat karena kandungan nutrisi untuk otaknya juga lebih banyak. Contoh, makanlah bayam ketimbang selada.
Keempat, jangan segan untuk mengkomsumsi camilan di sela waktu belajar. Namun, camilan harus tatap sehat, seperti kentang rebus atau panggang diberi parutan keju dan buah-buahan.
Kelima, jaga keseimbangan cairan tubuh dgn minum air putih dan bukan soda, teh atau kopi. Akhirnya, dengan makanan dan gaya hidup sehat, siswa sudah siap menaklukkan "ganasnya" medan pertempuran dgn hasil memuaskan. Selamat berjuang.[-O-]
Tidak ada komentar:
Posting Komentar