SEOLAH ingin mengembalikan kegembiraan setelah membeku dalam udara dingin, musim semi menjadi pembuka kehangatan yg sejati. Di tiap sudut, bunga-bunga mulai bermekaran dgn warna-warni yg menggoda yg menciptakan pemandangan tersendiri. Inilah keuntungannya negara dgn empat musim. Masing-masing menawarkan sensasi dan pengalaman tersendiri, sehingga tetap dicari oleh para pelancong. Di beberapa negara, hamparan bunga tumbuh menyerupai karpet hidup pun menjadi objek wisata yg tak pernah dilewatkan.
Di Korea, musim semi ditandai dgn bermekarannya kelompok bunga berwarna kuning dan putih yg menyebar di seluruh negri. Cherry Blossom daqn bunga Apricot mulai bermekaran pada awal bulan Maret hingga pertengahan bulan April. Masyarakat Korea pun menyambut kedatangan musim semi ini dengan beragam Festival bunga, sesuai daerahnya masing-masing.
Sementara di Jepang, inilah saatnya menyaksikan bunga sakura yg legendaris. Kedatangannya pun selalu dirayakan oleh masyarakat sejak berabad-abad lalu, yg kemudian dikenal dgn budaya Hanami. Dalam perayaan ini, tiap kali sakura bermekaran, setiap orang akan berbondong-bondong menuju taman tempat bermekarannya bunga sakura untuk menyaksikan bunga yg hanya tumbuh sebentar itu. Paling lama hanya 2 minggu. Dan pada saat Hanami inilah, setiap orang berkumpul dgn keluarga dan kerabatnya.
Tahun ini Sakura diperkirakan akan mulai bermunculan pada minggu pertama bulan April. Tetapi, Sakura tidak mekar secara serentak di seluruh daerah, karena tergantung dari faktor suhu udara. Sementara itu, bagi yg menyukai jenis bunga Tulip atau Lily, tentu tdk ingin melewatkan kesempatan menyaksikan pameran bunga terbesar di Eropa, tepatnya di Keukenhof, Belanda. Pameran bunga di Keukenhof pun tak kalah legendaris dan menjadi tujuan favorit di Belanda selama bertahun-tahun. Dan, bukan hanya bunga Tulip dan Lily yg bisa dinikmati, tetapi juga ratusan bunga dgn warna-warni memikat. Tahun ini, pameran bunga akan berlangsung selama 18 Maret-16 Mei.
Jadi, pastikan kedatangan anda di tempat destinasi tepat, sehingga bisa menyaksikan sendiri semua keindahan yg tak berlangsung sepanjang tahun ini.[-O-]
Di Korea, musim semi ditandai dgn bermekarannya kelompok bunga berwarna kuning dan putih yg menyebar di seluruh negri. Cherry Blossom daqn bunga Apricot mulai bermekaran pada awal bulan Maret hingga pertengahan bulan April. Masyarakat Korea pun menyambut kedatangan musim semi ini dengan beragam Festival bunga, sesuai daerahnya masing-masing.
Sementara di Jepang, inilah saatnya menyaksikan bunga sakura yg legendaris. Kedatangannya pun selalu dirayakan oleh masyarakat sejak berabad-abad lalu, yg kemudian dikenal dgn budaya Hanami. Dalam perayaan ini, tiap kali sakura bermekaran, setiap orang akan berbondong-bondong menuju taman tempat bermekarannya bunga sakura untuk menyaksikan bunga yg hanya tumbuh sebentar itu. Paling lama hanya 2 minggu. Dan pada saat Hanami inilah, setiap orang berkumpul dgn keluarga dan kerabatnya.
Tahun ini Sakura diperkirakan akan mulai bermunculan pada minggu pertama bulan April. Tetapi, Sakura tidak mekar secara serentak di seluruh daerah, karena tergantung dari faktor suhu udara. Sementara itu, bagi yg menyukai jenis bunga Tulip atau Lily, tentu tdk ingin melewatkan kesempatan menyaksikan pameran bunga terbesar di Eropa, tepatnya di Keukenhof, Belanda. Pameran bunga di Keukenhof pun tak kalah legendaris dan menjadi tujuan favorit di Belanda selama bertahun-tahun. Dan, bukan hanya bunga Tulip dan Lily yg bisa dinikmati, tetapi juga ratusan bunga dgn warna-warni memikat. Tahun ini, pameran bunga akan berlangsung selama 18 Maret-16 Mei.
Jadi, pastikan kedatangan anda di tempat destinasi tepat, sehingga bisa menyaksikan sendiri semua keindahan yg tak berlangsung sepanjang tahun ini.[-O-]
Tidak ada komentar:
Posting Komentar