Bicara musik Jazz, benak anda mungkin langsung membanyangkan sebuah musik bercita rasa tinggi khas kalangan atas. Padahal, jika menilik sejarahnya, siapa sangka dulu Jazz boleh dikatakan musik kalangan minoritas.
Pada awalnya, tradisi Jazz berkembang dari gaya hidup masyarakat kulit hitam di Amerika yg tertindas. Dalam perkembangnnya kemudian, Jazz akhirnya menjadi musik yg merefleksikan melodi-melodi secara harmonis hingga sekarang.
Perlahan tapi pasti, ”sihir” Jazz mulai menyebar ke seluruh dunia, bahkan hingga ke Indonesia. Tak hanya orang tua, anak mudapun turut larut menikmati musik yg satu ini. Lihat saja animo anak muda yg antusias menyaksikan Jazz di kampusnya, hingga Jazz yg berkelas internasional di acara seperti Java Jazz Festival.
Kelas Dunia
Selama lima tahun berturut-turut, Java Festivali Production sukses menggelar Jakarta Internasional Java Jazz Festival. Seperti acara-acara sebelumnya, kali ini para musisi kelas dunia seperti, George Duke, Sergio Mendes, The Manhattan Transfer, Lisa Ono, Incognito, David Benoit Bobby Caldwell, serta musisi Indonesia, Bubi Chen,Jopie Item, hingga Dwiki Dharmawan, akan menyihir para penggemar jazz Indonesia.
Diperkirakan ada sekitar 30 ribu penonton perhari yg akan memadati acara yg disponsori AXIS ini. Tak heran jika pihak penyelenggara Jakarta Festival Production akan memindahkan acara ini ke tempat yg lebih luas yaitu di JIExpo Kemayoran. Bagi anda yg terbisa menikmati alunan jazz dari pemutar musik, sudah saatnya sekarang beranjak menikmati jazz secara langsung. Anda perlu merasakan proses terciptanya atmosfer yg memukau, ketika kepiawaian musisi seperti Baby face, John Legen, The Manhattan Transfer The Chick Corea Songbook, dan The Manhattan Transfer Big Band berpadu harmonisasi musik dan tata panggung yg apik.
Untuk mengabadikan momen tersebut, Kompas bekerja sama dgn Canon akan menggelar pelatihan fotografi bertema fotografi panggung dan trik low light photography bersama pewarta foto Kompas Arbain Rambey. Pelatihan ini akan digelar pada 6 Maret 2010 di Bromo Room, JIExpo Kemayoran dari pukul 18.00-19.00 WIB. Menariknya, terdapat suvenir menarik jika anda dapat menunjukkan kamera Digital Canon di stan Canon di Java Jazz 2010 dari tanggal 5-7 Maret 2010. Jadi, anda masih tersihir jazz di sana?[-O-]
Tidak ada komentar:
Posting Komentar