Guyuran hujan lebat dan banjir akibat luapan Sungai Ampal di Balikpapan sepanjang Sabtu (5/7) menyebabkan atlet PON XVII Kalimantan Timur 2008 tidak bisa berlatih. Kedatangan sejumlah kontingen PON juga terkendala buruknya cuaca yg mengubah jadwal sejumlah penerbangan dari dan menuju Balikpapan.
Hujan mengguyur Kota Balikpapan sejak Sabtu pukul 02.00 WITA dan pada 03.00 hujan semakin lebat disertai tiupan angin. Pada pukul 08.00, air sungai Ampal meluap dan membanjiri puluhan ruas jalan. Di kawasan Balikpapan Selatan, lebih dari 1.000 rumah tergenang banjir.”Sekitar pukul 08.00, tim whusu Jawa Timur berangkat dari Hotel Mirama menuju area pertandingan di Dome Sport. Namun, atlet kami terjebak banjir dan gagal mencapai Dome Sport.
Mobil yg kami tumpangi terjebak banjir dan tidak bisa maju atau mundur. Akhirnya kami kembali ke hotel. Banyak juga tim wushu dari propinsi lain yg batal berlatih karena jalan banjir,” kata pelatih Taolu Jawa Timur, Budi Gunawan. Arena pertandingan squash di Dome Sport juga terlihat sepi dari para pemain. Meski arena pertandingan squash telah selesai dikerjakan, hingga pukul 12.00 hanya tim squash Kaltim yg berlatih. Sejumlah 24 tim tenis batal berlatih di Stadion Tenis Balikpapan, Sabtu. Panitia Pelaksana Tenis Bidang Pertandingan, Slamet Widodo, menjelaskan, atlet batal berlatih karena guyuran hujan terlalu lebat.
Hujan deras di Bandar Udara Sepinggan menyebabkan kedatangan atlet dari beberapa kontingen yg dijadwalkan Sabtu pagi tertunda. Offisial yg menunggu antara lain dari kontingen Jabar, Jatim, DKI Jakarta, dan Sulut. "Kami sudah menunggu sejak pagi," kata koordinator Kontingen Jabar di Balikpapan, Bambang Sukirman.[-O-]
Hujan deras di Bandar Udara Sepinggan menyebabkan kedatangan atlet dari beberapa kontingen yg dijadwalkan Sabtu pagi tertunda. Offisial yg menunggu antara lain dari kontingen Jabar, Jatim, DKI Jakarta, dan Sulut. "Kami sudah menunggu sejak pagi," kata koordinator Kontingen Jabar di Balikpapan, Bambang Sukirman.[-O-]
Tidak ada komentar:
Posting Komentar