Senin, 14 Februari 2011

Menjadi Perempuan yang Putih dan Bersih

Tidak ada perempuan yg tdk cantik. "yang ada hanya perempuan yg malas," ujar Zoya D Amirin M.Psi dalam acara bertajuk Putih di Luar, Bersih di Dalam yg diselenggarakan oleh PT Mustika Ratu, perusahaan jamu dan kosmetika tradisional di Pasaraya Grende beberapa waktu yg lalu.
Apa yg dikatakan Zoya memang cukup masuk akal. Jika saja perempuan tak malas merawat diri, tentunya akan sedap dipandang mata. Apalagi jika dibarengi dgn pola pikir yg selalu positif dalam menyikapi hidup ini. Pasti perempuan tsb akan tampil penuh percaya diri.
Perawatan diri yg dimaksud tentu saja bukan hanya sekedar berdandan setiap kali akan keluar rumah. Perawatan diri yg dimaksud ada baiknya dimulai dari dalam tubuh. Dimulai dari proses Detoksifikasi agar tubuh menjadi lebih sehat dan memancarkan aura yg positif.
Perlu Detoksifikasi
Kesadaran utk mulai melakukan detoksifikasi timbul dari kesadaran akan lingkungan perkotaan yg penuh akan polusi, makanan dan minuman yg tidak sehat (junkfood), dan pola hidup yg tdk sehat yg telah memberikan kontribusi terhadap penumpukan toksin atau racun dalam tubuh, sehingga memengaruhi kesehatan.
Tumpukan racun itu membuat penyerapan gizi tidak sempurna dan metabolisme kurang efisien, sehingga muncul gejala seperti sakit kepala, bau mulut, sembelit, sariawan, dan kulit tampak kusam. Tanda tubuh yg sehat dan memiliki metabolisme yg bekerja secara optimal, antara lain buang air besar yg lancar, sekali atau dua kali dalam sehari.
Organ tubuh yg paling bertanggung jawab dalam membersihkan tubuh dari racun (detoksifikasi) adalah hati. Oleh karena itu, ada baiknya jika anda hendak melakukan detoksifikasi dgn cara mengonsumsi sesuatu, perhatikan juga kesehatan hati.
Saat ini banyak sekali metode yg digunakan utk detoksifikasi. Ada sebagian orang yg lebih suka berpantang makanan yg tertentu, ada pula yg lebih suka berpuasa. Intinya tetap sama,melakukan proses "pembersihan" tubuh.
Salah satu yg cukup banyak dilakukan orang adalah mengonsumsi minuman. Hal ini cenderung banyak dilakukan orangkarena dianggap sebagai cara yg tidak terlalu "menyiksa" karena tak harus berpantang makan.
Baru-baru ini Mustika Ratu meluncurkan ToxTea, teh suplemen yg plus antioxidan dan terbuat dari ekstrak bahan alami pilihan, antara lain Sannae Folium yg membantu melancarkan BAB, Green Tea yg bersifat antioksidan dan dapat memelihara kesehatan tubuh, Centellae Herba yg membantu sintesa kolagen utk kesehatan kulit, serta Kayu Legi yg berkhasiat utk memelihara kesehatan hati, sehingga mampu mengeluarkan racun atau toksin dari dalam tubuh dgn cara mengeluarkan kotoran atau residu melalui buang air besar, urine, dan keringat.
Produk inipun telah teruji secara praklinis di FMIPA UI, mempunyai efek hepatroprotektor yg baik, sehingga dapat memelihara kesehatan fungsi hati dan memberikan kesegaran tubuh.
Cerahkan Kulit Secara Alami
Jika perawatan dari dalam tubuh sdh dilakukan, saatnya utk melakukan perawatan tubuh dari luar. Umumnya, banyak perempuan melakukan perawatan luar yg cukup rutin dgn cara luluran, mandi rempah atau scrubing.
Hal ini dilakukan semata-mata agar kulit tampak bersih dan berkulit cerah atau terang. Perawatan tsb penting dilakukan karena kondisi kulit seringkali menjadi penilaian pertama. Utk menghindari efek samping akan produk pemutih instant yg bisa berakibat fatal bagi kesehatan dikemudian hari, ada baiknya anda menggunakan produk tradisional yg khasiatnya sudah diakui.
Diantara sekian banyak pemutih tradisional yg ada, buah bengkoang adalah salah satu yg diakui khasiatnya. Khasiat buah bengkoang memang telah terkenal sejak zaman dahulu kala. Bahkan para putri keraton menggunakan buah bengkoang utk mencerahkan kulit wajah dan tubuhnya.
Mustika Ratu yg produknya berasal dari resep leluhur keraton Surakarta Hadiningrat, merupakan yg pertama kali meneliti dan mengeluarkan inovasi Bengkoang Whitening series Mustika Ratu sebagai solusi aman rangkaian pencerahan kulit wajah dan tubuh dgn menggunakan bahan-bahan yg alami ekstrak Bengkoang dan akar manis asli.
Manfaat bahan alami yg terkandung pd Bengkoang Whitening Series ini antara lain adalah membantu perawatan kesehatan kulit wajah dan tubuh agar terlihat lebih segar, kencang dan putih. Kandungan ekstrak Akar Manis yg ada di dalamnya konon juga berkhasiat mencerahkan kulit. Rangkaian produk tsb antara lain sabun wajah, pembersih 2 in 1, pelembab, alas bedak, bedak tabur, bedak dwiguna, krem malam, lulur krem, dan hand body lotion.
Namun demikian, apapun produk yg anda pakai tidak akan mencapai hasil yg maksimal jika tidak dilakukan secara teratur. Intinya, utk mendapatkan kecantikan yg optimal, putih di luar, bersih di dalam, anda harus menjadi perempuan yg rajin merawat diri dan tubuh.[-O-]

Rabu, 09 Februari 2011

Memberdayakan Masyarakat Hidup Sehat.

Sudah menjadi pengetahuan umum bahwa kondisi kesehatan yg baik merupakan salah satu faktor penunjang peningkatan kualitas hidup manusia.. Oleh sebab itu, sdh sepatutnya hidup bersih dan sehat menjadi sikap yg diwujudkan dalam perilaku sehari-hari.
Pada tahun 2003, survei Depkes menunjukkan ratio penyakit yg timbul akibat perilaku tidak bersih tergolong tinggi, diaman angka diare sekitar 300 per 1.000 penduduk berlangsung sepanjang tahun. Hasil survei tsb tentu cukup menjadi dasar yg kuat bahwa sikap dan perilaku yg mencerminkan hidup bersih dan sehat menjadi sesuatu yg tidak bisa dianggap sepele.
Hal itulah kemudian yg mendasari Lifebouy meluncurkan program Lifebouy Berbagi Sehat sebagai wujud komitmen dan kepeduliannya pd kesehatan masyarakat. Bagaimanapun, sebagai sebuah institusi yg hidup di tengah masyarakat, maka sdh sepatutnya jika Lifebouy memberikan sumbangsih demi menjaga hubungan simbiosis mutualisme yg harmonis dgn masyarakat. Salah satunya dgn mendukung kebiasaan mencuci tangan yg baik dan benar yakni menggunakan sabun minimum selama 20 detik di bawah air mengalir.
Lewat program ini Lifebouy mencoba mengampanyekan pentingnya menjaga kebersihan, salah satunya dgn kebiasaan mencuci tangan yg baik dan benar, yakni dgn menggunakan sabun dibawah air yg mengalir.
Tahun 2007 adalah tahun keempat Lifebouy berbagi sehat diadakan, dgn mengangkat tema Sehat Ada di Tangan Kita, Lifebouy ingin mengingatkan dan memberi edukasi bahwa kesehatan merupakan faktor yg sangat penting utk diperhatikan. Dan semua itu pd dasarnya sangat bergantung dari individu masing-masing.
Meski terdengar sederhana, mencuci tangan yg baik dan benar tidaklah cukup dgn membasuhnya dgn air saja, melainkan ada beberapa tahapan yg perlu dilakukan. Pertama adalah membasahi tangan dgn air dan menggunakan sabun secukupnya utk seluruh permukaan kulit tangan, kemudian seluruh permukaan tangan jangan lupa utk membersihkan sela-sela jari.
Langkah berikutnya adalah dgn menggosok permukaan atas telapak tangan dgn tak lupa mencermati sela-sela kuku jari. Setelah semua langkah tersebut dilaksanakan, bilas tangan dgn air mengalir dan keringkan dgn lap bersih.

Kader Kesehatan
Utk menjalankan program tsb Lifebouy menggandeng beberapa LSM di daerah, agar kampanye pentingnya menjaga kebersihan yg baik bisa sampai ke masyarakat secara efektif. Seperti dgn Spektra (Studi dan Pembangunan Keberdayaan Masyarakat) Surabaya yg antara lain berupaya memasukkan cuci tangan sebagai bagian dari kurikulum sekolah.
Direktur Spektra Roni S mengatakan bahwa upaya ini berawal dari rendahnya angka human development index di Jawa Timur yg salah satunya dikarenakan tingkat derajat kesehatan yg masih rendah akibat perilaku masyarakat yg kurang sehat. Oleh karena itu diperlukan treatment berupa transformasi perilaku hidup bersih dan sehat yg dimulai dari sekolah dan rumah tangga. Dimana melaluisekolah, hal tsb diberikan dari kelas 1-6 SD.
"Kemudian di Posyandu itu utk orangtua. Di sini mereka diajari dan ditransformasi pola hidup bersih dan sehat- khususnya cuci tangan pakai sabun- serta akibat yg timbul dari pola hidup tanpa cuci tangan. maka nanti akan ada akselerasi terhadap kebiasaan cuci tangan pakai sabun di masing-masing rumah tangga karena si anak di sekolah diajari dan si ibu diajari. setelah ketemu di rumah nanti akan terimplementasi," kata Roni.
Beserta timnya Roni mengadakan pendekatan dgn dinas pendidikan kabupaten kota, sampai akhirnya disepakati hal tersebut dimasukkan dalam materi pengayaan bidang studi sains. Dgn demikian, nanti guru-guru sains akan terus menggunakan materi itu di sekolah. Di samping dimasukkan di materi di sekolah kita buat campaign di sekolah dalam bentuk antara lain lomba dgn diberikan sedikit suvenir dan kemudian kita dorong mereka melakukan kegiatan dgn memasukkan unsur cuci tangan," tambah Roni.
Akan halnya di Yogyakarta dimana Lifebouy menjalin kerjasama dgn IHPP yg di dalamnya terdiri dari tujuh stakeholders yaitu Pemprov DIY yg implementasinya melalui inas Kesehatan, Unilever, Sanggar Padmaya, Surat kabar Kedaulatan Rakyat, radio Sonora, RBTV dan IPMC. IHPP sendiri sengaja dirancang dgn sasaran pemberdayaan masyarakat di bidang kesehatan. Oleh karena itu IHPP melatih kader-kader kesehatan terutama di desa dan puskesmas utk diteruskan kepada masyarakat agar mau ikut bergerak memerhatikan kesehatan.
"Jadi kader itu pertama diberi kemampuan utk memberdayakan masyarakat. Metode diberikan kemudian bagaimana metode itu bisa dipakai utk menggerakkan masyarakat dalam hal kemandirian utk kesehatan masyarakat. Kita bergerak dibidang preventif, antara lain pengelolaan sampah, sikat gigi, dan cuci tangan utk hindari diare," tutur Pimpinan sanggar Padmaya Anselmus Kaluge.
Ansel menambahkan bahwa di Yogyakarta, dari survei yg dilakukan berdasarkan kebutuhan masyarakat, diare merupakan salah satu masalah besar yg dihadapi. Oleh karena itu, maka perhatian pd kegiatan cuci tangan menjadi sangat penting dilakukan.

Pasukan 20 Detik
Bentuk realisasi lainnya dari Program Lifebouy Berbagi Sehat (LBS) adalah dgn menjalin kerjasama dgn lembaga-lembag terkait seperti Dinas Pendidikan. Dengan menghadirkan pakar-pakar di bidang kesehatan dan pendidikan, Lifebouy mengadakan seminar atau lokakarya tentang pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat ke komunitas sekolah.
Lokakarya yg diadakan di empat kota yaitu Bandung, Surabaya, Yogyakarta, dan Jakarta ini memiliki fokus utama yaitu utk memberikan pengetahuan tentang kesehatan dan cara membentuk dokter kecil kpd guru-guru SD dan kader kesehatan.
Dengan bekal yg diperoleh dari Lokakarya atau seminar, para guru SD mengaktifkan dokter kecil di sekolah masing-masing yg disebut "Pasukan 20 detik". Angak 20 detik menjelaskan proses mencuci tangan dgn baik dan benar menggunakan sabun selama minimal 20 detik. Pasukan 20 detik terdiri dari siswa/siswi dari kelas 4, 5, dan 6 SD yg berprestasi dan berjiwa pemimpin. Mereka dibentuk menjadi kader kesehatan cilik, pelopor dan penggerak budaya hidup sehat bagi dirinya, teman-teman, keluarga, lingkungan sekolah, dan tentu masyarakat di sekitarnya. Setelah pasukan terbentuk, kepala sekolah yg bersangkutan menghubungi dinas kesehatan di masing-masing wilayah utk mendapatkan penataran dokter kecil.
Pucak dari kegiatan ini adalah Health Camp Pasukan 20 detik yg digelar pd 14-15 November tahun lalu di Situ Gintung, Cirendeu, Jaksel. Dan utk menandai komitmennya dlm membangun kesadaran masyarakat utk membiasakan hidup sehat dgn mencuci tangan maka dalam acara tsb dicanangkan prasasti Sehat Ada di Tangan Kita.
Sampai sekarang, sdh ada sekitar 200 Sd di Pulau Jawa yg membentuk Pasukan 20 Detik, dimana dari setiap SD rata-rata ada 20 anggota, sehingga di Pulau Jawa sdh ada paling tidak 4.000 anggota pasukan 20 Detik Lifebouy yg siap menyosialisasikan cuci tangan dgn sabun dan PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat), salah satunya mengajarkan mencuci tangan menggunakan sabun dan air bersih dgn baik dan benar serta budaya hidup sehat lain seperti membuang sampah pd tempatnya.
Secara tdk langsung, pembentukan Pasukan 20 Detik akan mendorong kegiatan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) agar dapat lebih optimal dalam menjalankan peranannya, yaitu sebagai agen-agen perubahan dalam pembangunan kesehatan di masyarakat, yg diutamakan pd usaha promotif dan preventif.
Diharapkan dgn adanya pasukan 20 Detik Lifebouy ini, budaya mencuci tangan sabun dgn baik dan benar dpt mencegah datangnya penyakit diare, flu burung, cacingan, tifus, kolera, hepatitis A, dan SARS (severe acute respiratory syndrome). Kesehatan memang menjadi harta yg tak ternilai. Dan utk menjaganya, dibutuhkan kesadaran dari setiap individu utk memulai hidup yg sehat, karena bagaimanapun kesehatan ada di tangan kita sendiri bukan?[-O-]

Selasa, 08 Februari 2011

Dede dan Rumah Kedua

Cimaja atau Kuta? Dua pilihan berat bagi Dede Suryana tujuh tahun lalu. Tetapi, kini bagi Dede (23), pilihan pindah ke Kuta, Bali, dari kampung halamannya di Cimaja, Sukabumi, Jawa barat, sama sekali tidak keliru. Kuta yg menentramkan sekarang bagai rumah kedua baginya.

"Cinta saya terbesar mungkin kepada ombak. Ombak Cimaja tetap selalu di hati, mengejar dan kukejar. Tetapi, ombak Kuta telah membuat saya hidup dalam kegairahan. Asal saya dari Cimaja, tetapi Kuta adalah rumah kedua saya," kata Dede, seusai merebut emas kelas "aerial" putra di Pantai Kuta, Rabu (22/10).

Hidup Dede memang dari mengejar dan dikejar ombak di atas papan selancar. Hal itu dilakoninya sejak usia tujuh tahun. Beberapa kali ia mengikuti kejuaraan selancar ditingkat lokal dan menjadi juara. Demi karirnya di atas papan selancar, selepas lulus SMA ia bulat hati memilih hijrah di Kuta. Di Kuta, kemampuannya terus terasah, dgn level kompetisi yg lebih tinggi hingga level internasional.
"Karier surfing saya meningkat tajam di Kuta. Hal itu didukung dgn komunitas peselancar yg banyak. Berselancar dgn peselancar dari luar negri di Kuta juga sangat bermanfaat meningkatkan kemampuan," kata Dede. Jika sejumlah orang menjadikan selancar sebagai bagian dari gaya hidup yg dimodifikasi dalam banyak hal, Dede justru menempatkannya sebagai jalan hidup. Itu adalah konsekuensi dari panggilan jiwanya terhadap selancar.
Sejumlah kejuaraan tahunan di Bali hingga Australia dan AS telah dimenanginya. Pencapaian fenomenal baginya adalah saat tampil di Kejuaraan Tood Cheeser di Hawaii tahun 2003. Ia berhak menjadi juara setelah mengalahkan juara dunia sembilan kali, Kelly Sleter asal AS.
Namun besar Dede di dunia selancar tidak membuatnya tinggi hati. Ketika diminta masuk menjadi salah satu tulang punggung Indonesia di ajang ABG I, ia langsung menerimanya. "Tampil membela negara, itu sebuah kebanggaan, tantangan, sekaligus penghargaan. Apalagi ini tampil di Bali," kata Dede.[-O-]

Rabu, 02 Februari 2011

Air Untuk Kesehatan

Air merupakan elemen yg penting dalam kehidupan, bukan hanya utk manusia tetapi juga makhluk hidup lainnya. Sebagian besar tubuh manusia terdiri dari air, yaitu sebanyak 80 %. Bagian-bagian tubuh lainnya pun terdiri dari air, seperti darah sebanyak 92% air, otot terdiri dari 75% air, dan tulang terdiri dari 22% air.
Air yg dikonsumsi sehari-hari sangat berpengaruh pd kesehatan. Beberapa fungsi air yg berguna untuk tubuh adalah sebagai bagian dari sistem yg mengangkut nutrisi dan gizi sebagai hasil metabolisme dari makanan yg dikonsumsi. Air juga berfungsi mengangkut sisa-sisa metabolisme dalam tubuh, membantu memecahkan komponen dalam tubuh, menjaga keseimbangan suhu tubuh karena proses oksidasi yg menghasilkan panas, menjaga elastisitas kulit, dan membantu proses bernafas dgn melembabkan udara ketika dihembuskan.
Walaupun anda tdk beraktifitas tinggi, air yg dikeluarkan tubuh terhitung banyak. Salah satu kesalahan yg sdh menjadi kebiasaan adalah mengonsumsi air hanya ketika haus. Hal ini berakibat fatal karena asupan air hanya sedikit. Tubuh membutuhkan sedikitnya satu liter air lebih banyak dari rasa haus anda.
Cara yg umum menetapkan kebutuhan air bagi kesehatan tubuh seseorang adalah 1 ml per 1 kkal. Bila orang dewasa mempunyai kebutuhan energi 2500 kcal, maka kebutuhan akan air bagi tubuhnya utk menjadi sehat adalah 2500 ml atau sekitar 10 gelas. Kebutuhan air akan meningkat apabila pengeluaran air meningkat, seperti aktivitas fisik dan perubahan suhu.
Pemenuhan kebutuhan manusia akan air diperoleh dari konsumsi air minum, air yg terkandung dalam makanan, dan air hasil metabolisma tubuh. Persentase terbesar air dalam tubuh manusia di dapat dari di dapat dari makanan dan minuman yg dikonsumsi sehari-hari.
Air yg dikonsumsi sehari-hari harus memiliki syarat kesehatan, agar tidak menimbulkan penyakit dan gangguan kesehatan di dalam tubuh. Syarat kesehatan dari air minum yg sehat dan bersih adalah tidak berwarna, tidak berbau, tidak berasa, tidak mengandung zat berbahaya, dan tidak mengandung cemaran pestisida jamur dan bahan lain yg membahayakan tubuh.
Parmaningsih S.H, Vice President Corporate Secretary PT Tirta Investama, menyebutkan bahwa konsumsi air rebusan biasa memang sudah membunuh kuman-kuman karena proses pemanasannya, tetapi tidak menutup kemungkinan adanya kontaminasi atau cemaran logam berat di dalamnya. Jadi, sebaiknya masyarakat mengonsumsi air minum yg sdh terjamin kesehatannya.
Air yg dikonsumsi pun seharusnya memiliki kandungan mineral yg seimbang utk proses metabolisme tubuh, seperti sodium dan potasium yg berfungsi mengatur keseimbangan tekanan intraseluler dan ekstraseluler, serta memelihara simpul-simpul syaraf dan kontraksi otot. Mineral lainnya adalah Kalsium, yg sangat penting dalam pembentukkan tulang dan gigi, magnesium sbg penerus rangsangan syaraf dan dapat melindungi jantung. Khlorida dan bikarbonat berfungsi memperlancar fungsi ginjal dan hati.
Apa yg terjadi jika asupan air putih kurang dari porsi seharusnya? Yg pasti terjadi adalah tubuh akan menyeimbangkan kadar tsb dgn menyerap air dari darah. Akibatnya, darah akan mengental dan peredarannya menjadi tidak lancar. Penanggung beban terberat disini adalah ginjal. Ginjal berusaha keras menyaring racun dari darah yg mengental itu sehingga kerusakkan ginjal menjadi salah satu resikonya. Gejala awal dehidrasi atau kurangnya konsumsi air adalah sakit di sekitar pinggang.
Dehidrasi terjadi karena jumlah pemasukan dan pengeluaran air dalam tubuh tidak seimbang. Pengeluaran air dari dalam tubuh berupa keringat, urin, feses, dan pernafasan. Air dari dalam tubuh akan berkurang apabila tubuh mengalami demam, keringat yg berlebih, dan diare. Jika kekurangan air, maka tubuh akan mulai mengalami gejala dehidrasi. Gejala dehidrasi adalah timbulnya rasa haus, bibir dan tenggorokan kering serta sakit kepala. Sedangkan gejala dehidrasi yg tergolong sedang adalah pusing, denyut nadi meningkat, tekanan darah menurun, lemah, urin kental, dan jumlah urine yg sedikit.
Dehidrasi bisa berdampak buruk bagi kesehatan, seperti menurunkan kemampuan fisik, menurunkan daya ingat dan konsentrasi, sulit buang air besar, pinsan, bahkan kematian. Dehidrasi dalam jangka panjang dapat menyebabkan gangguan fungsi ginjal, darah tinggi, serta penyakit-penyakit lainnya.
Hari Air Sedunia
Selain sebagai elemen pembentuk tubuh, air pun berguna dalam kehidupan sehari-hari. Air digunakan utk mandi, mencuci memasak, dan berbagai kegiatan sehari-hari lainnya. Karena pentingnya air bagi kehidupan, maka setiap tanggal 22 Maret dicanangkan sebagai Hari Air sedunia. Untuk tahun ini, PBB menetapkan tema "Transboundary Water : Shared Water-Shared Opportunities."
P Raja Siregar, Pegiat Lingkungan WALHI, menyebutkan bahwa tema hari Air Sedunia tahun ini dibaca sebagai ajakan utk pengaturan kembali alokasi air di antara para pengguna. Pengaturan kembali alokasi air dapat dimaknai sebagai pengalihan sebahagian proporsi air dari satu kelompok pengguna ke kelompok pengguna lain, atau dari satu wilayah ke wilayah lain.
Berkaitan dgn tersedianya air yg tdk merata, Aqua mengadakan beberapa program seperti "Satu untuk sepuluh", adalah program pemberdayaan masyarakat yg bertujuan utk meningkatkan kesejahteraan keluarga Indonesia dgn memfasilitasi akses air bersih yg lebih baik. Program ini sdh berlangsung selama satu tahun dan masih akan berlanjut hingga kekurangan air dapat di atasi.[-O-]