Raut bahagia tentu terpancar dari seorang ibu yg baru melahirkan seorang bayi yg lucu. Namun, dibalik raut tsb, tersirat perasaan khawatir mengenai masa depan sang anak. Terutama masalh kesehatan dan pendidikan ke depannya.
MASA depan memang sulit utk diprediksi. Apalagi jika berbicara masalah kesehatan dan pendidikan. Utk menjaga sang buah hati tetap sehat, ibu dpt menyiasatinya dgn berperilaku hidup sehat. Perilaku ini dpt dimulai dgn mencuci tangan sebelum mengajak main sang buah hati.
Selain kesehatan, pendidikanpun menjadi sebuah hal yg harus diperhatikan ibu, atau dalam hal ini orang tua. Pendidikan merupakan sebuah investasi di masa depan. Bisa dibilang, sukses atau tidaknya anak di masa depan, tergantung dari kualitas pendidikannya kelak.
Indikasinya dapat dilihat sekarang, ketika banyak orang yg kesulitan mencari kerja. Padahal beberapa dari mereka ada yg lulus S-1. Jika, sekarang lulusan S-1 saja tdk cukup, berarti di masa depan, anak harus bisa sekolah lebih tinggi lagi.
Menyekolahkan anak hingga jenjang pendidikan yg tinggi tentu tdk mudah. Apalagi jika melihat kondisi biaya yg semakin meningkat setiap tahunnya. Oleh sebab itu, mempersiapkan dana pendidikan anak perlu dipikirkan dari sekarang.
Jika sekarang merasa memiliki dana yg cukup, bukan berarti jaminan bahwa anda pasti akan memiliki dana yg cukup juga ketika anak masuk sekolah nanti. Sebab, segala resiko dpt terjadi di masa depan. Contohnya, jika diasumsikan bahwa biaya pendidikan naik sebesar 10 % per tahun, maka kira-kira dalam 17 tahun mendatang, bukan tidak mungkin biaya kuliah selama 4 tahun di S1 dapat mencapai ratusan juta rupiah.
Siapkan Dana Pendidikan
Jika anda mulai menyisihkan dana dari sekarang, anda tentu dapat memperingan biaya ketika anak masuk sekolah nanti. Lain halnya, jika anda mulai menabung pd tahun ke-3 atau ke-5. Apalagi jika anda tdk mempersiapkan dana sama sekali, dan baru melakukannya pd bulan terakhir sebelum anak masuk sekolah.
Hal yg perlu diingat adalah bahwa mempersiapkan dana utk pendidikan atau sekolah berbeda dgn mempersiapkan dana utk beli mobil. Jika dana tdk cukup, anda bisa menunda rencana membeli mobil. Lain halnya dgn sekolah. Jika anda menunda sekolah, anak anda terpaksa menganggur satu tahun dan pengetahuannya akan tertinggal dari teman-teman sebayanya.
Lidya. Bran Manager Jhonson Baby menuturkan, menyiapkan dana pendidikan sejak dini sebaiknya perlu diperhatikan para orang tua. Oleh sebab itu, Johnson, sebagai salah satu brand yg mengerti kebutuhan ibu, memiliki program pendidikan.
Program ini telah berlangsung selama tiga tahun. Pada dua tahun sebelumnya, Johnson mengdakan undian nasional yg memberikan hadiah tabungan pendidikan dgn total sebesar Rp 500 juta kpd 45 ibu.
"Untuk tahun ini, total hadiah tabungannya sama yaitu sebesar Rp 500 juta. Namun, hadiah tsb akan dibagi ke lebih banyak orang, yaitu sekitar 320 ibu," jelas Lidya.
Selain menabung, andapun dpt berinvestasi melalui berbagai macam produk investasi seperti emas, saham, atau reksa dana. Jangan lupa, semua produk investasi yg memiliki kemungkinan utk bisa memberikan bunga (seperti tabungan atau deposito) atau naik nilainya (seperti saham atau reksa dana) memang dpt dipakai sbg alternatif investasi utk mempersiapkan dana pendidikan anak. Namun, setiap produk investasi memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing.[-O-]
Tidak ada komentar:
Posting Komentar