Meski perkembangan dunia seni rupa di Tanah Air terus menunjukkan peningkatan, namun apresiasi dan ketertarikan masyarakat Indonesia terhadap dunia seni yg satu ini masih dirasa kurang. Padahal, dunia seni rupa di Indonesia telah diakui di kancah Asia Tenggara maupun dunia internasional.
Kualitas seniman Indonesia pun mendapat pengakuan dan banyak dicari oleh masyarakat dunia. Adanya anggapan bahwa pecinta seni rupa hanya merambah kalangan terbatas, agaknya menjadi salah satu kendala bagi semakin meluasnya seni rupa di Indonesia. Beranjak dari sinilah, Asosiasi Galeri Senirupa Indonesia (AGSI) yg berdiri tahun 2005 menelurkan Jakarta Art District (JAD).
JAD terdiri dari 9 galeri yg sebagian tergabung dalam AGSI, yaitu Andy's gallery, Canna Gallery, Edwin's Gallery dll. JADpun diharapkan dapat menjadi wadah yg memudahkan menjangkau publik yg lebih luas, baik lokal maupun manca-negara.
Sebagai langkah awal, JAD akan mengge;ar pameran bertema "Magaini", yg melibatkan 18 seniman representasi dari 9 galeri serta 3 seniman tamu. Hanya, pameran ini berbeda dri yg lain. Agung Hutagalung, sang kurator, membawa pendekatan baru dalam pameran, dimana setiap seniman diminta utk membuat interpretasi tersendiri dari Magainin, yg tak lain sebuah cerpen karya Dinar Rahayu.
Cerita fiktif ini mengambil unsur mitologi Yunani yg berkisah mengenai konflik antara ibu dan anak. Singkatnya, ada seorang ibu yg selalu cekcok dgn anaknya, hingga menimbulkan perang, dan si anak akhirnya dibunuh oleh sang Ibu. Di dalamnya ada banyak proses yg tergambar,, seperti pertentangan hati dan emosi," terang Mira Pratiwi, Promotion & PR AGSI.
Tidak cuma lukisan, pameran ini juga akan menampilkan video art dan Zpatung. "Dari hasil interpretasi tersebut respon yg didapat bisa sangat beragam dan bisa melihat kreatifitas dari masing-masing seniman," tambah Mira.
Pameran ini akan berlangsung selama tgl 27 Februari sampai 7 Maret 2010, tepatnya di Grand Indonesia Shopping Town East Mall, LG #33A-37.
Untuk ke depannya, JAD akan secara konsisten mengadakan perhelatan seni. Salah satunya adalah dgn menghadirkan pameran setiap dua minggu sekali, yg juga menggandeng Departemen Kebudayaan dan Pariwisata untuk bekerja sama.[-O-]
Kualitas seniman Indonesia pun mendapat pengakuan dan banyak dicari oleh masyarakat dunia. Adanya anggapan bahwa pecinta seni rupa hanya merambah kalangan terbatas, agaknya menjadi salah satu kendala bagi semakin meluasnya seni rupa di Indonesia. Beranjak dari sinilah, Asosiasi Galeri Senirupa Indonesia (AGSI) yg berdiri tahun 2005 menelurkan Jakarta Art District (JAD).
JAD terdiri dari 9 galeri yg sebagian tergabung dalam AGSI, yaitu Andy's gallery, Canna Gallery, Edwin's Gallery dll. JADpun diharapkan dapat menjadi wadah yg memudahkan menjangkau publik yg lebih luas, baik lokal maupun manca-negara.
Sebagai langkah awal, JAD akan mengge;ar pameran bertema "Magaini", yg melibatkan 18 seniman representasi dari 9 galeri serta 3 seniman tamu. Hanya, pameran ini berbeda dri yg lain. Agung Hutagalung, sang kurator, membawa pendekatan baru dalam pameran, dimana setiap seniman diminta utk membuat interpretasi tersendiri dari Magainin, yg tak lain sebuah cerpen karya Dinar Rahayu.
Cerita fiktif ini mengambil unsur mitologi Yunani yg berkisah mengenai konflik antara ibu dan anak. Singkatnya, ada seorang ibu yg selalu cekcok dgn anaknya, hingga menimbulkan perang, dan si anak akhirnya dibunuh oleh sang Ibu. Di dalamnya ada banyak proses yg tergambar,, seperti pertentangan hati dan emosi," terang Mira Pratiwi, Promotion & PR AGSI.
Tidak cuma lukisan, pameran ini juga akan menampilkan video art dan Zpatung. "Dari hasil interpretasi tersebut respon yg didapat bisa sangat beragam dan bisa melihat kreatifitas dari masing-masing seniman," tambah Mira.
Pameran ini akan berlangsung selama tgl 27 Februari sampai 7 Maret 2010, tepatnya di Grand Indonesia Shopping Town East Mall, LG #33A-37.
Untuk ke depannya, JAD akan secara konsisten mengadakan perhelatan seni. Salah satunya adalah dgn menghadirkan pameran setiap dua minggu sekali, yg juga menggandeng Departemen Kebudayaan dan Pariwisata untuk bekerja sama.[-O-]
Tidak ada komentar:
Posting Komentar