Jumat, 09 Juli 2010

Menjaga Hati Menuju Kesucian Diri

BERSIKAP layaknya orang yg mampu menahan rasa marah dan kesal bukanlah hal yg mudah. Sebab, setiap orang memiliki amarah sehingga mudah sekali terjerat rasa kesal dan marah. Akan tetapi, saat menjalani ibadah puasa, segala macam amarah sebaiknya tetap di jaga.

Untuk dpt meraih kesucian hati, anda dpt memulainya dari menjaga hati. Sebab, hati adalah sumber untuk merasakan segala macam yg dipikirkan sehingga dpt menjadi pikiran negatif maupun positif.

Kesucian hati sama artinya dgn terhidar dari segala macam penyakit hati, seperti malas, iri, dengki, keras kapala, dan egois. Mencapai kesucian hati, bukanlah hal yg mudah. Ya, terkadang beberapa orang membicarakan kejengkelan orang lain secara tidak sengaja karena kebiasaan.

Menilai kesucian hati memang dpt dilakukan diri sendiri dgn melatih diri untuk berbuat baik setiap harinya. Ya, menyadari segala macam bentuk kesalahan yg dilakukan dpt membuka pikiran untuk menilai diri sendiri sehingga dpt perlahan-lahan merubah sikap yg tak baik.


Menjaga Hati di Kantor

Saat berada di kantor, berkumpul dgn rekan kerja terkadang hanyut dalam pembicaran yg tidak baik seperti membicarakan kejelekan orang lain, ataupun bersenda gurau yg menyakiti hati lawan bicara. Menyadari hal-hal kecil seperti itu dpt melatih diri untuk melatih kesucian hati. Sebab, pelan-pelan anda akan belajar untuk menjaga mulut dan pikiran serta hati utk tidak melakukan hal-hal yg dapat menyakiti orang lain.

Selain itu, rasa lelah sepulang dari kantor dpt menyebabkan emosi mudah meledak-ledak sehingga kesalahan kecil yg terjadi di rumah menjadi besar. Ya, berusaha utk menjadi sabar dan menjaga hati dari emosi juga merupakan salah satu cara untuk menjaga hati menuju kesucian.


Menjaga Hati di Rumah

Sebagai tempat berkumpul dan bercengkrama bersama keluarga, rumah tentu memiliki peran yg penting. Oleh sebab itu, rumah selalu diisi dgn berbagai macam hal yg menyenangkan.
Pada bulan Ramadhan ini, momen berkumpul bersama keluarga semaking intensif. Sebut saja ketika buka puasa dan sahur bersama. Biasanya sebelum memasuki waktu berbuka puasa bersama, setiap anggota keluarga akan berkumpul di rumah.Untuk menjaga hati agar tetap harmonis dan religius, biasanya banyak keluarga yg mengalunkan musik Islami sbg pengantar momen berbuka puasa. Alunan nada musik Islami akan semakin mengena di hati jika keluar dari Audio yg berkualitas.

Salah satu Audio yg dpt anda pilih adalah Politron Compo Mini Max PNH 1000 dan PNH 2100. Perangkat audio yg berukuran kecil sekitar 10x10 cm ini, cocok bagi anda yg menginginkan kualitas suara yg jernih.

Sebagai Informasi, suara yg detail dan repro bas yg kencang serta kemampuan audio perangkat audio ini, sudah masuk dalam kategori HiFi dengan dimensi ukuran perangkat yg lebih kecil dari mikro Hi Fi yg sebelumnya sudah banyak beredar di pasaran.

Perangkat ini pun didisain dgn rancangan penyuara khusus yg dinamakan ”Bangun Magnet Terpadu Untuk Penyuara Kutub Banyak”. Ditambah dgn speaker XBR (Extended Bass Radiator), yg menjadikan perangkat multimedia ini bersuara Hi Fi dan canggih.

Menariknya, kedua perangkat hadiah ini bisa dilepas speaker-nya, ada USB, dan FM Tunnernya. Khusus utk tipe PNH 2100, terdapat DVD Player,” ujar Santo Kadarusman Public Relation & Marketing Event Manager Polytron.

Semoga di bulan Ramadhan ini, semua manusia dapat menjaga hati. Semua itu dgn harapan agar di hari kemenangan nanti semua dapat kembali menuju ke kesucian diri.[-O-]


Tidak ada komentar:

Posting Komentar