Kamis, 21 Oktober 2010

Wanita Pemburu Sperma

Seorang wanita asal Inggris, Lara Carter, 25 tahun, ingin segera hamil meski belum menikah. Selama ini ia telah bercinta dengan lebih dari 20 pria saat ia berada pada masa subur, tapi belum juga hamil. Ia menamakan dirinya sebagai 'pemburu sperma'.
Ia menggunakan alat pengukur ovulasi yang memberitahunya kapan saat subur tiba. Lalu, jika saat subur tiba ia akan pura-pura mabuk dan 'melempar' dirinya pada pria untuk menutupi keinginannya berhubungan seks untuk hamil. Jika Lara bertemu dengan pria yang ingin menggunakan kondom, ia telah menyiapkan kondom khusus yang telah dilubangi.
"Ini adalah saat tepat untuk memiliki bayi dan tidak ada yang bisa menghalangiku. Semua temanku sudah memiliki bayi. Aku sangat ingin menjadi ibu," kata Lara seperti dikutip dari The Sun.
Masalahnya, sampai saat ini Lara tidak memiliki pasangan dan hubungan yang stabil. Ia juga kesulitan mencari pasangan yang ingin memiliki anak. Hal itu karena pria seusianya belum ingin memiliki anak dan mereka keberatan dengan ide Lara. Ketika ia mengungkapkan idenya pada pasangannya, justru ia ditinggalkan. Karena itu ia memutuskan menjadi orangtua tunggal. Tapi, ia tidak bermasalah dengan kondisi itu, karena ia hanya membutuhkan sperma dari pria mana saja untuk bisa hamil. Obsesinya untuk hamil muncul tahun lalu ketika ia mendatangi pesta kelahiran anak temannya.
"Aku sangat menyukai anak-anak dan ingin menjadi ibu sejak kecil, keinginan itu pun menjadi obsesi. Aku memiliki misi dalam hidup untuk hamil," katanya menambahkan.
Sedangkan, untuk bisa hamil dengan mendapatkan sperma di bank sperma juga tidak sesuai dengan kondisi keuangannya. Untuk konsultasi saja memakan biaya £295 atau setara dengan Rp4,1 juta dan biaya keseluruhannya bisa mencapai £2.000 atau setara dengan Rp28,2 juta.
Dalam menjalankan 'misinya', Lara memiliki trik tersendiri agar biayanya lebih murah. Yaitu, mencari pria untuk 'one night stand'. Walapun begitu ia juga tetap mengeluarkan biaya untuk memeriksa masa suburnya.
"Pertama, aku akan memeriksa apakah sedang subur atau tidak. Tes ini cukup mahal, untuk tiap pak harganya £20 (Rp282.000) dan terkadang ketika sedang subur aku tidak bisa menemukan pria yang sesuai. Biasanya, setelah berdandan aku akan bertemu dengan teman di bar dan mencari pria yang potensial untuk menjadi donor sperma," kata Lara.
Ia juga telah menyiapkan baju dan perlengkapan untuk bayinya kelak. Padahal sampai saat ini belum ada tanda-tanda kehamilan. "Saat aku melihat baju bayi yang cantik aku selalu membelinya. Aku juga telah menyiapkan nama, mungkin Tilly, James atau Matthew. Selain itu aku juga minum vitamin kesuburan meskipun harganya mahal," katanya menambahkan

Rabu, 20 Oktober 2010

Pancaran Spiritual UBUD

Ubud menyimpan banyak kisah tentang "pelarian". Kota "pedesaan" yg berada di kawasan Bali tengah ini banyak diyakini memiliki pancaran spiritual yg mampu membangkitkan daya hidup.
Dalam buku Eat, Pray, Love, Elizabeth Gilbert menuliskan kesannya yg mendalam terhadap Ubud. Ia yg gelisah dgn kehidupan di tengah belantara beton kota New York kemudian menemukan jati dirinya di Ubud.
Perceraian membuat Elizabeth terperangkap dalam lingkaran kesedihan. Ia lalu meninggalkan karier dan semua yg dimilikinya utk memulai perjalanan mencari jati diri. Tiga negara disinggahinya : Italia, India, dan Indonesia (Ubud). Di Italia, Elizabeth mendapatkan kesenangan duniawi dgn mengencani beberapa lelaki. Di India, ia mendapatkan jalan surgawi dgn meditasi keras dan penuh disiplin di ashram.
Namun, di Ubud, Elizabeth bisa menikmati keduanya. Ia menemukan keseimbangan duniawi dan surgawi. Ia tetap rajin berlatih meditasi, sebagaimana diajarkan Ketut Lyer, seorang penyembuh di Ubud utk bermeditasi sambil tersenyum. Ia juga memiliki banyak sahabat orang Ubud yg masih teguh memegang tradisi. Setelah tersembuhkan, Elisabeth pulang ke New York. Kisahnya di filmkan dgn judul sama, dgn pemeran utama Julia Roberts.
Jauh sebelum Elizabeth menceritakan perjalanan spiritualnya di Ubud, kota berpenduduk 12.000 jiwa ini sudah lama menyimpan kisah "pelarian" para pendatang dari luar negeri, bahkan belakangan banyak dari kota super ruwet seperti Jakarta.
Noviana Kusumawardhani (43), seorang creative director di sebuah perusahaan iklan besar di Jakarta, rela meninggalkan kariernya utk utk "terlahir kembali" di Ubud. Novi yg terluka jiwanya akibat perselingkuhan suaminya hanya dalam hitungan jam memutuskan pindah ke Ubud. Dalam keadaan bangkrut, harta habis utk mengurus sidang perwalian anak, Novi memulai hidup baru di Ubud sekitar tiga tahun lalu.
"Saya seperti terpanggil utk memulihkan diri di Ubud. Saya datang ke Ubud hanya dgn niat yg kuat," kata Novi yg kini berprofesi sbg penulis dan pembaca kartu tarot. Di kota kecil itu Novi merasa "disembuhkan" oleh suasana alam Ubud yg tenang dan damai, pepohonan nan rimbun, sawah yg menghijau, semilir angin, serta bantuan seorang penyembuh dari Desa Batubulan.
Sejak 1904 Ubud sdh dikunjungi seniman Belanda, Niewenkamp. Pd akhir 1920-an datang dua seniman Eropa, Walter Spies (Jerman) dan Rudolf Bonnet (Belanda), menetap di Ubud. Bersama Tjokorda Gede Agung Sukawati, mereka mendirikan perkumpulan pelukis Pita Maha.
Lantaran tak bisa lepas dari pesona Ubud, Bonnet bahkan mewasiatkan agar jenazahnya diaben sebagaimana orang Bali pd umumnya. "Karena meninggal di Belanda tahun 1978, abu jenazahnya dikirim lewat pos ke Ubud. Akhirnya dia diaben bersamaan dgn Tjokorda Gde Agung Sukawati," kata budayawan Pande Sutedja Neka, yg bersentuhan langsung dgn Bonnet.
Saksi hidup gelombang kehadiran para pencinta Ubud adalah Aric Smit (94), pelukis berdarah Belanda, yg mengajar anak-anak Panestanan melukis bergaya young artist. Smit menjadi WNI utk menunjukkan betapa cintanya kepada Bali, khususnya Ubud," kata Neka.

Ketenangan
Sekilas Ubud tidak jauh berbeda dgn tempat wisata lain di Pulau Bali. Di pusat kota kecamatan ini, yg terpusat di jalan monkey forest, Hanoman, Dewi Sita, dan Jalan Raya Pengosekan, jalan-jalan sempit diwarnai beragam fasilitas utk turis. Namun, Ubud jauh dari hiruk pikuk tempat wisata. Siang, sore, atau malam hari tdk terdengar dentuman musik dari kafe atau bar. Tamu yg datang ke tempat minum itu lebih sering dihibur dgn musik tradisional Bali, musik-musik bernada pelan atau senyap sama sekali.
Kegiatan di Ubud juga dibatasi hingga pukul 22.30. Menjelang tengah malam itu tdk ada satu pun toko, warung, rumah makan, kafe, dan lain-lain yg masih membuka gerainya. Jalan diseputar Ubud pun menjadi lengang. Ubud seperti kembali menjadi "desa" yg jauh dari hiruk-pikuk aktivitas turis.
Suasana tenang ditambah kehidupan masyarakat yg masih teguh memegang tradisi menjadi daya tarik bagi mereka yg menjalani laku spiritual. Suasana ini dianggap mendukung getaran positif yg datang dari alam. Menurut spiritualis Gde Prama, jutaan orang dari penjuru dunia datang ke Ubud sejak tahun 1930 karena Ubud menawarkan lebih dari sekedar pemandangan alam. Ubud memiliki terma atau ajaran spiritual yg disembunyikan di alam. Bila terma ini dibuka, orang akan bisa "membaca" atau menyerap aura spiritual ini. Nama Ubud sendiri berasal dari kata "ubad", bahasa Bali yg artinya obat.
Awa Hoshi (59) merasakan jiwanya sangat dekat dgn Ubud meski ia berasal dari Honolulu, AS. Perempuan ini percaya bahwa pd kehidupan masa lalunya ia pernah tinggal di Ubud. Alasan itu pula yg membuat ia pindah ke Ubud pd tahun 1992.
Dari sekian banyak tempat di dunia yg pernah ia datangi, Awa Hoshi menemukan banyak cinta di Ubud. Etos gotong royong masyarakat Ubud, di mata Awa Hoshi, juga merupakan bentuk kecintaan terhadap sesama. Kecintaan itulah melahirkan getaran positif yg ditangkap instrumen mangkuk kristal Awa Hoshi. Awa Hoshi memainkan instrumen mangkuk kristalnya di alam terbuka, seperti di ladang jagung, areal persawahan, pinggir pantai, atau tepi jurang. Di Ubud mereka datang dan tersembuhkan.[-O-]

Senin, 18 Oktober 2010

Hidup Sehat Dengan Buah

Tak hanya rasa segar dan lezat yg di dapat, tapi manfaat kesehatanpun dapat di kecap saat mengonsumsi buah-buahan. Para ahli gizi juga selalu menyarankan untuk memasukkan buah-buahan ke menu makanan sehari-hari dgn komposisi gizi seimbang.
Dari dulu hingga sekarang, buah-buahan selalu dikenal baik utk tubuh karena karena mengandung berbagai macam mineral dan vitamin. Mineral yg terkandung di dalam buah adalah kalsium, magnesium, fosfor dan besi, sedangkan kandungan vitaminnya lebih banyak didominasi vitamin A dan C.
Belum lagi dgn kandungan air di dalam buah yg bermanfat memenuhi keseimbangan cairan tubuh. Pasalnya, kandungan air di dalam buah dpt mencapai 80 persen. Tentu saja, dgn menambahkan menu "makanan" segar ini ke dalam menu rutin anda, niscaya ia dpt membantu menghindari dari masalah dehidrasi.
Buahpun dapat membantu anda utk terlepas dari masalah konstipasi maupun diare. Sebab, buah mengandung serat alami yg baik utk mendukung system pencernaan.
Oleh karena itu, alangkah bahagianya kita yg tinggal di Indonesia. Negeri yg kaya ragam buah tropis dan aneka jenis sayur-mayur yg mampu memberikan pilihan sehat utk konsumsi sehari-hari. Si buah tropispun tak kalah bermanfaat dibandingkan buah-buah impor.
Seperti informasi dari Direktorat Budidaya Tanaman Buah Dirjen Hortikultura Kementrian Pertanian, ada beberapa contoh khasiat yg dpt dipetik dari buah-buahan tropis, selain sebagai sumber vitamin dan mineral.
Pepaya berkhasiat utk membantu mengatasi masalah pencernaan, antiamuba, dan peluruh kencing, sedangkan jeruk dikenal bermafaat mencegah sariawan, meningkatkan stamina tubuh, dan menambah nafsu makan.
Lain lagi dgn manfaat pisang. Buah yg satu ini memiliki kolesterol rendah, rendah lemak, dan kaya karbohidrat. Ia pun kerap menjadi ”resep” mengatasi sembelit.

Buah tropis lainnya seperti nenas juga memiliki khasiat seperti sbg anti radang dan analgesik ringan sekaligus membantu menangani keseleo atau terkilir. Disamping itu, buah manggis dapat membantu meringankan gejala batuk, radang amandel, wasir dan disentri.

Tak lupa ada manfaat lain yg dapat dipetik dari buah semangka sebagai buah tropis. Semangka dipercaya dapat membantu mengatasi keringat berlebih dan membantu meringankan radang ginjal dan prostat. Yuk, mulailah konsumsi buah setiap hari utk mencapai kesehatan.[-O-]

Mengurai Banggai

MENCARI pulau yg tampil tanpa polesan dan begitu cantik di tengah kesederhanaannya bukanlah perkara sulit di Indonesia. Sebagai negara kepulauan, hampir di setiap sudut Indonesia teronggok pulau-pulau mungil dgn pantai-pantai cantik yg menggoda utk disambangi.
Yang diperlukan kemudian adalah kesungguhan hati utk menjangkaunya, berhubung biasanya butuh waktu lama, akomodasi yg jauh dari kesan mewah, serta moda transportasi yg harus berganti berhubung belum ada transportasi langsung. Namun itu semua biasanya sepadan dgn kenikmatan yg di dapat begitu sampai di tujuan. Pantai yg begitu bersih dan menenangkan. bentangan laun yg yg memamerkan kilauan warna biru. Dan taman bawah lautnya yg menggoda.
Yg menyajikan sensasi ini antara lain kepulauan Banggai, Sulawesi Tengah, yg oleh panduan wisata dunia Lonely Planets dianugerahi pujian sbg tempat terbaik utk berenang, diving dan menyelami kehidupan lautnya, serta mengamati ikan dugong.
Kecantikan kepulauan Banggai ini sebenarnya bukan hal baru utk diketahui. Sejak masa kolonialisme Jepang, daerah ini telah dikenal sbg penghasil mutiara dan kehidupan terumbu karangnya.
Di sisi lain, meski tidak sepopuler tempat wisata bawah laut seperti daerah tetangganya, panorama bawah lautnya tak kalah cantik dan dicari. Yg menjadi salah satu kekayaannya adalah ikan Banggai Cardinal (Pterapogon) Kaudemi), yg sekaligus menjadi ikan endemik di perairan Kepulauan Banggai. Ikan dgn bentuk unik berwarna kekuningan dan memiliki aksen garis berwarna hitam itu biasa melenggak-lenggok di antara terumbu karang.
Banggai bisa diraih dari Luwuk, ibukota Kabupaten Banggai, sekitar dua jam lewat jalur darat kemudian menyebrang menggunakan kapal feri. Pulau terbesarnya adalah Pulau Peleng yg dikelilingi Laut Banda dan Laut Maluku, dgn sebagian besar penduduknya memiliki mata pencaharian sebagai petani cokelat, kentang, atau nelayan.
Jika ingin menyambanginya, jangan lupa utk menanyakan kondisi iklim di daerah setempat agar perjalanan jauh yg harus ditempuh tidak menjadi sia-sia. Setiap sudutnya pun bisa direguk hingga puas.[-O-]

Kamis, 14 Oktober 2010

Sekolah GRATIS di Luar Negri

Enggak terasa ya, sebentar lagi udah mau kelulusan? Nah, kita harus udah mikirin mau ngelanjutin kuliah kemana dan jurusan apa. Bagi yg memilih Universitas negeri pasti sdh sibuk belajar.
TAPI, bagi mereka yg mau kuliah di luar negri, terutama mengejar beasiswa, mereka sibuk memenuhi persyaratan yg diminta universitas. Kalau kita perhatikan, peminat beasiswa luar negri cukup banyak ya.
Kenapa sih?
Nah, kali ini Z post mengangkat tema beasiswa di luar negri.
Tau nggak sih, banyak banget manfaat dari belajar di luar negri. Contoh, kamu bisa dapetin pengalaman baru kuliah di negri orang lain,belajar hidup mandiri, dan mendapat pengetahuan baru yg mungkin nggak ada di Indonesia.
Selain itu, kamu bisa menguasai banyak bahasa karena di sana kamu bertemu orang-orang dari berbagai negara. Sayangnya, mendapatkan beasiswa ke luar negri tdk semudah membeli kacang goreng di warung.
Banyak tantangan yg kamu hadapi. Mulai dari tes yg nggak gampang, saingan banyak banget, sampai biaya hidup tambahan yg harus kita persiapkan utk berjaga-jaga kalau kita kekurangan uang. Semua itu harus kamu pikirkan matang-matang. Kenapa? Karena utk mencapai semua itu, tak hanya dibutuhkan otak cerdas, tapi juga mental kuat.
Bayangkan kalau kita sdh mendapatkan beasiswa itu, tapi malah nggak bisa mempertahankan nilai dan nggak mampu bertahan di negri orang, sangat merepotkan, bukan?

Aplikasi
Utk mengirimkan aplikasi beasiswa, kita nggak bisa cuma mengandalkan tangan kosong dan doa. Ada syarat umum yg harus dipenuhi, diantaranya :
-Mengesahkan dokumen serta terjemahannya dalam bahasa Inggris.
-Membuat paspor.
-Mengurus transportasi selama di negara itu.
-Mengurus permohonan visa belajar di negara itu.
-Mengikuti tes TOEFL utk mengukur kemampuan dasar bahasa Inggris.
-Kalau perlu mengikuti tes SAT, tes standar masuk perguruan tinggi di luar negri.
Butuh waktu lama utk memenuhi persyaratan itu. Jadi, kalau kamu minat, ya mulai sekarang harus mempersiapkan berbagai persyaratan yg diminta.
Jika syarat sdh terpenuhi dan kita diterima di negara yg diinginkan, kamu boleh senang. Tapi ingat, perjuangan tak berhenti. kita harus pikirkan caranya mempertahankan beasiswa itu. Kita nggak cuma dituntut menjaga nilai agar memuaskan dan stabil, tapi juga bisa menjaga diri dan bertanggung jawab terhadap diri sendiri.
Ada banyak negara yg menawarkan beasiswa. Beberapa diantaranya adalah :
SINGAPURA
Singapura cukup royal memberikan beasiswa kpd pelajar asing. Beasiswa yg disediakan ada yg berbasis Coursework, yaitu membuat esai, dan berbasis riset S-1/S-2/S-3, yaitu secara proaktif kamu mencari sendiri profesor yg bisa membantu risetmu. Kalau si profesor tertarik, dia bisa memberikan alternatif research plan.

JERMAN
Bagi kamu yg berminat di bidang teknik, Jerman itu pilihan tepat. Sistem di Jerman sedikit berbeda. Pendidikan S-1 sama dgn pendidikan politeknik. Satu keuntungan berkuliah di Jerman, yakni tak dipungut biaya kuliah. Namun, biaya hidup ditanggung sendiri dan tergolong tinggi. Info lengkap beasiswa di Jerman bisa kamu dapatkan di DAAD, Indonesia.

BELANDA
Gak jauh berbeda dgn Jerman, Belanda juga nggak memungut biaya kuliah, tetapi khusus pd program internasional biasanya nggak gratis. Para pelajar harus memenuhi kebutuhan sehari- hari yg relatif tinggi. Pemerintah Belanda juga menyediakan beasiswa (disebut TALIS) yg lumayan banyak bagi pelajar asing.
Sebenarnya Universitas di Indonesia punya kualitas yg bagus. Lalu, kenapa minat kuliah di luar negri lebih besar? Itu mungkin karena kurangnya tawaran beasiswa dari Universitas di Indonesia. Jadinya, kita lebih tertarik dgn Universitas di luar negri karena tawaran beasiswanya banyak.

JEPANG
Setiap tahun pemerintah Jepang memberikan beasiswa Mombusho bagi pelajar Indonesia dalam dua kategori. Pertama, kamu sdh dicarikan profesor yg sesuai dgn minat dan risetmu. Kedua, kamu harus aktif mencari profesor sendiri dari Jepang. Sayangnya, Jepang termasuk yg paling jarang memberikan akomodasi penuh. Jadi, kamu mesti siap-siap buat biaya hidup di sana.[-O-]

Senin, 11 Oktober 2010

Bergaul Dengan Dua Pemikiran

Bahtiar Efendi merasa beruntung karena sempat mengecap pendidikan di pesantren, IAIN, dan Universitas di Amerika Serikat. Menurut dia, apa yg dia peroleh dari pesantren dan universitas tidak bertentangan. "Justru saling melengkapi," katanya.
Bahtiar remaja belajar di pesantren Pabelan, Muntilan, Jawa Tengah. Di pesantren itu, dia menyerap literatur pemikiran Islam klasik dan toleransi. Dia menyayangkan adanya persepsi yg keliru soal pesantren. Pesantren sering kali dianggap tradisional, kolot, dan radikal. "Itu tidak betul," katanya.
Pesantren Pabelan misalnya, adalah pesantren yg sangat terbuka. Tamu-tamu berdatangan dari mana-mana termasuk dari barat. Tidak ada fobia terhadap dunia Barat. Justru tamu dari barat dimanfaatkan para santri utk memperlancar bahasa Inggris, katanya.
"Saya heran mengapa pesantren dituduh menimbulkan radikalisme. Dengan sistem pesantren yg terbuka, tdk mungkin radikalisme muncul. Radikalisme pasti muncul di tempat lain di luar Indonesia," katanya.
Tahun 1976, bahtiar remaja lulus utk tingkat SMA dari Pabelan. Namun, dia memperpanjang masa SMA nya setelah mendapat beasiswa dari Amerika. Serikat utk mengikuti pelajaran kelas II di Colombia Falls High School, Montana, tahun 1977.
Sepulang dari AS, Bahtiar kembali ke Pabelan utk mengajar selama 1,5 tahun. Setelah itu, tahun 1979, dia melanjutkan kuliah di IAIN Jakarta (sekarang UIN) Fakultas Usuludin Jurusan Perbandingan Agama. Bahtiar lulus tahun 1985.
Bahtiar kemudian mendapat beasiswa utk kuliah S-2 di Ohio University, AS, bidang Studi Asia Tenggara. Setelah lulus tahun 1988, dia mengambil kuliah Ilmu Politik di Ohio State University utk tingkat S-2. Setelah lulus tahun 1991, dia melanjutkan kuliah S-3 di universitas dan lulsu tahun 1994. "Saya agak lama menulis disertasi karena saya suka menonton American Football," katanya. Selama di AS dia mempelajari teori dan metodologi ilmu. Ini bisa digunakan utk membedah berbagai persoalan secara sistematis.
Sepulang dari AS, Bahtiar mengajar di IAIN menggantikan Deliar Noer utk kuliah Pemikiran Politik Islam Modern Indonesia sampai sekarang. elain mengajar, setahun belakangan hingga Februari lalu, Bahtiar menjadi senior fellow di Rajaratnam School of International Studies, Nanyang Technology University. "Tugas utama saya adalah mempersiapkan sebuah naskah tentang politik Islam pasca-Soeharto, tapi belum selesai," katanya.[-O-]

Jumat, 08 Oktober 2010

Kuta di Pagi Hari

KUTA adalah satu-satunya kawasan di Bali yg tak pernah tidur. Begitu anggapan masyarakat wisatawan secara umum. Anggapan itu (mungkin) tidak sepenuhnya tepat, namun tidak sepenuhnya pula salah.
Pada pagi hari, ketika mentari mulai tampak dari ufuk timur, praktis kehidupan malam di kawasan itu berhenti dan siap beranjak, berganti dgn aktifitas di siang hingga sore hari.
Pergantyan hari di kawasan itu layaknya waktu jeda dalam sebuah pertandingan olahraga, terasa sangat singkat. Gerai-gerai toko fashion, restoran, dan kerajinan masih tutup. Di situ hanya ada maneken-maneken yg seolah beku di balik kaca. Bungkusan sampah yg digantung di pintu toko menjadi penegas waktu istirahat“. Hanya tampak beberapa petugas kebersihan membersihkan selasar-selasarnya, seperti terlihat pada awal April lalu.
Gang Poppies, salah satu kawasan penginapan turis berkantong cekak, di Kuta pun lengang. Tidak tampak adanya pergerakan wisatawan asing di kawasan itu. Selebihnya hanya warga setempat yg berlalu lalang, mulai dari pergi utk beribadat atau menghadiri upacara tertentu di pura, serta menyiapkan canang (sesaji) hingga mengantarkan anak ke sekolah.
Jika anda menemukan wisatawan asing di Kuta pagi hari, pastilah itu turis yg tidur kepagian di malam sebelumnya. Atau, mereka memang tipe turis yg tidak suka dgn hingar-bingar kehidupan malam. Mereka pergi pagi-pagi sekadar untuk mencari sarapan di restoran yg sudah buka, atau di toko-toko yg buka 24 jam.
Aktivitas di sepanjang pantai adalah aktivitas yg bergegas di pagi hari. Diis persiapan mereka yg mencari penghidupan di kawasan itu. Anak-anak pantai menyiapkan papan selancar dan kursi-kursi berjemur lengkap dgn payung-payungnya. Keluarga-keluarga pedagang menyiapkan lapak dagangannya. Menjelang tengah hari, mereka pun siap melayani turis dgn makanan seperti nasi campur, bakso, aneka rujak dan yg pasti minuman segar.[-O-]

Kamis, 07 Oktober 2010

Yang Unik Untuk Pengalaman Berkesan

Buka mata, buka telinga. Mungkin ini yg dibutuhkan oleh seorang petualang sejati demi mendapatkan pengalaman-pengalaman baru saat mengeksplor suatu negara.
PASAR di Indonesia kini sdh semakin matang dalam beravontur. Hal ini diamini oleh Madu S haditomo, Business Development Director Golden Rama,“Mereka sudah lebih mengarah pada pengalaman apa yg bisa didapat dari liburan atau perjalanan itu sendiri.“
Banyak yg beranggapan bahwa liburan itu tujuannya utk relaksasi, bukan justru membuat tubuh tambah lelah. Makanya, destinasi yg dituju sekarang bisa lebih terperinci, tdk terlalu banyak lagi. Bagaimana cara menikmati suatu tempat itulah yg menjadi kunci kenikmatan.Berikut beberapa destinasi yg memberi pengalaman baru saat bertualang di dalamnya.


Baltik

Mengunjungi negara-negara bekas jajahan Uni Sovyet, seperti Polandia, Estonia, Latvia, dan Lithuania mungkin segera terbesit kesan dingin dan kaku khas negara bekas jajahan komunis. Namun kesan itu akan segera hilang begitu mengunjung Estonia.

Estonia itu very welcoming, hangat dan jauh lebih ramah dari yg dikira sebelumnya, tutur Madu lagi.

Yg menjadi kekhasan saat melintasi negara-negara Baltik ini adalah peninggalan sejarahnya, terutama dari abad pertengahan, sekitar abad ke-11 hingga 15. Baltik juga terkenal dgn kota tuanya yg masih terus dipertahankan dan mendapat perhatian khusus dari dunia. Lithuania misalnya, yg mendapat status warisan Dunia dari UNESCO pd tahun 1994.
Tengok saja Istana Trakai di Vilnius, dari abad 14 yg menampilkan arsitektur Gothik yg khas. Sementara Tallinn di Estonia sudah lama terkenal sebagai tempat berlibur bagi orang Inggris. Tallinn adalah kota kecil yg tetap mempertahankan masa lalunya. Hal ini pun terasa di setiap sudutnya, bahkan saat bersantap di salah satu restoran dan kafe yg ada di sana yg menyajikan makanan dari abad-16, sampai pramusajinya pun menggunakan busana khas dari abad itu.
Kastil-kastil pennggalan dari masa lalu itu juga banyak yg tetap dipelihara dgn berubah fungsi, menjadi museum, restoran, kafe, hingga hotel. “Bagi grup VIP bisa merasakan bermalam di Hotel Telegraaf, Tallinn, Estonia, yg menjadi salah satu ikon kota itu,” tambah Madu.

Di bangun pd tahun 1878 bangunan tsb dulunya adalah kantor Estonian Telegraph Company dan terletak di tengah-tengah kota tua.
Berjarak sangat dekat dgn Town Hall Square dan mengunjungi Gereja St Chaterine, katariina Gild, Old Town Educational College, serta Cty Museum.


Ke kota Cinta

Paris adalah salah satu destinasi klasik di Eropa yg tak pernah kehilangan penggemar. Bagi mereka yg baru pertama kali menginjakkan kaki di Eropa, tentu ingin mencicipi setitik kesan romantis yg sdh identik dgn Paris.
Paris yg terbelah oleh Sungai Seine itu pun punya kekhasannya tersendiri utk masing-masing kawasan sisi sungai, Right Bank and Left Bank. Yg biasanya dijelajahi adalah area komersilnya di Right Bank. Namun, bagi mereka yg ingin merasakan sensasi lain dari kota ini, Madu menyarankan utk sempatkan diri bertandang ke Left Bank.
Terutama bagi mereka yg sdh pernah berkali-kali datang ke Paris.
"Area Left Bank terkenal sebagai daerah intelektual. Yg menjadi salah satu ikonnya adalah kafe Deux Magots, yg dibuka sejak tahun 1833. Dulu gengnya JP Satre tinggal di daerah situ, dan makannya di kafe itu. Bisa dikasih tahu kalau Satre datang biasanya duduk di sebelah mana,”terang Madu.

Menurut sejarah kafe tsb, setiap pagi JP Santre dan Simone akan datang dan menulis selama berjam-jam tanpa henti. Kadang berhenti hanya utk berbicara dgn Ernest Hemingway, yg juga tamu reguler. Ya, kafe ini memang seolah menjadi ”rumah” bagi para penulis, seniman, maupun filsuf. Untuk rute mono Prancis, biasanya akan menghabiskan waktu beberapa jam di sini.

Area ini pun punya banyak tempat belanja. Justru, pernacang-perancang baru di Paris biasanya mengawali langkahnya di sekitar sini, baru kemudian menyebrang ke Right Bank.


Amerika

Destinasi ini pun tak kalah klasik ketimbang Eropa. Namun yg biasanya disasar adalah area West Coast yg memang menjanjikan kenikmatan liburan yg sempurna dan penuh hiburan.

Namun, tak ada salahnya mengambil rute unik yg tak kalah memberi kesan tersendiri dengan mengambil jalur Timur lalu ke arah Utara. Perjalanan ini akan membawa anda bertualang ke Negri Paman Sam, namun serasa di Inggris dan Perancis.

Coba saja berkelana di Boston, yg memiliki sisa-sisa sejarah dari masa perang revolusioner.
Kota pelajar ini di beberapa bagiannya begitu kental dgn suasana di Inggris. Sementara saat mengunjungi Montreal di Canada memang pernah menjadi jajahan Perancis dan peninggalannya baik dalam hal budaya maupun arsitekturnya masih terpelihara sampai sekarang. Terlebih di Montreal, yg akhirnya mendapat julukan "Paris of Canada”.
Sekitar 2,5 jam dari Montreal, terdapat Quebec City. Tetty Aryanto, Tour Leader Golden Rama, mengatakan biasanya akan diajak ke kota tua yg ada di dalam benteng, dimana terdapat Hotel yg sangat terkenal, yaitu Frontenac. Ini adalah bangunan tertinggi pertama di kota tsb, yg dibangun oleh Perancis di tahun 1700 an. Sementara jika berjalan ke Ottawa, suasana Inggrislah yg lebih terasa. Ya, Canada dulu terbagi antara jajahan Perancis dan Inggris.


Jepang

Eksotisme Jepang tak pernah gagal membangkitkan rasa penasaran utk segera menyambanginya.
Bertandang ke Jepang biasanya ke area metropolitan saja atau ke bagian Utara, yaitu Hokaido. "Padahal yg di barat pun tidak kalah cantik," Madu menambahkan.
Yaitu menuju ke Japan Alfa yg memiliki pemandangan cantik. Perjalanan di sini pun memberi pengalaman berbeda, seperti menggunakan cable car menuju Tateyama Tunnel dgn menembus gunung. Ada pula Kurobe Dam yg membawa ke pemandangan Danau Kurobe yg tak kalah indah dan ke Pegunungan Tateyama utk menikmati sejuknya air dari pegunungan itu.
Menuju Central Japan ini juga biasanya akan dibawa menuju desa tradisional Shirakawa-go, di daerah Toyama. Daerah ini menjadi Warisan Dunia sejak tahun 1995 dgn rumahnya yg khas, dsebut gassho. Sementara di Takayama, terdapat kota tua yg wajib dijelajahi. Salah satunya ke Sanmachi yg merupakan peninggalan dari zaman Edo dan menjadi pusat perdagangan di masa Hida.

Dan jika biasanya berkelana ke Jepang juga selalu mencakup onsen atau mandi air panas, maka jangan lewatkan pula saat bertandang ke sini. Berbeda dari biasanya, saat mandi akan disajikan pemandangan menuju lembah dan Takayama dari kejauhan. Mandi onsen ini bisa ditemui, antara lain di Hotel Associa, yg merupakan hotel modern namun tetap menyajikan onsen tradisional.[-O-]

Senin, 04 Oktober 2010

Buruh Bangunan Sekarat Tersengat Aliran Listrik Tegangan Tinggi

Malang betul nasib dua pekerja bangunan ini, bagaimana tidak, pasalnya Sabtu (29/7) pagi yg lalu sekitar pukul 10.00 WIB, ketika tengah memperbaiki atap rumah seorang warga di jalan Sultan hasanuddin, lubuk Pakam, tanpa sengaja tubuh kedua pekerja bangunan ini menyentuh kabel listrik bertegangan tinggi yg berada persis di atas rumah milik warga.
Kedua pekerja bangunan itu diantaranya Abdul Rahman, 38, warga Jalan WR Supratman Lubuk Pakam, dan Gino, 40, warga Jalan Kartiki, Kecamatan Lubuk Pakam, kini keduanya sedang menjalani perawatan di RSU Deli Serdang.
Menurut keterangan warga sekitar kpd ZP, peristiwa naas itu yg pertama kali menyentuh kabel beraliran listrik itu adalah Abdul Rahman, akibatnya ia spontan terpental dan lantas terjatuh dari atas seng. Melihat kejadian itu rekan korban Gino mencoba menolong korban ternyata ia juga terkena arus listrik dari atap seng yg dipegang olehnya dan kemudian terjatuh ke bawah.
Tano siempunya rumah yg mengetahui peristiwa itu, bersama warga lainnya segera membawa tubuh kedua pekerja bangunan itu ke RSU Deli Serdang. Akibat peristiwa itu Abdul Rahman mengalami luka bakar pd bagian punggung dan kakinya. Beruntung Gini, pria ini hanya menderita luka lecet. Kini keduanya masih dirawat di rumah sakit milik Pemkab Deli Serdang .[-O-]

Minggu, 03 Oktober 2010

Tukang Kelapa Kritis Ditabrak Sedan

Sdh jatuh ketimpa tangga, sdh miskin ditabrak pula. Itulah yg dialami Kliwon, 45, penduduk Jalan Kala Putri Dusun III Air Tawar Dalam, Kecamatan Gebang, Langkat, kritis ditabrak mobil sedan di Jalan Besar-Medan simpang utama Brandan, Sabtu (29/7) sekitar pukul 05.00 WIB.
Dengan penuh kesedihan
Dengan penuh kesedihan, Mayani, 30, istri korban kpd ZP di ruang IGD (Instalasi Gawat Darurat) RSU Dr. Pirngadi Medan menuturkan, selama ini penghasilan suaminya sbg pedagang hanya tergolong pas-pasan. Sebab, kelapa yg dijual suaminya, dibeli dari warga selanjutnya dijual ke pajak Brandan. Tak heran, akibat musibah yg menimpa suaminya itu, Mayani bingung dgn beban moril yg dihadapinya termasuk menanggulangi biaya perobatan suami dan menghidupi lima anaknya.
Menurut keterangan, subuh itu dgn cuaca dingin, sepeda motor Yamaha bebek yg dipakai korban mengangkut kelapa, mulai melaju dan saling berpapasan dgn temannya dijalanan sembari iring-iringan menuju tempat penolakan kelapa di Pajak Brandan. Namun, dasar apes, saat korban melintasi lokasi kejadian, tiba-tiba mobil sedan berwarna hijau dgn kecepatan tinggi datang dari arah Aceh sedang memotong mobil yg ada di depannya. Saat memotong itulah, mobil sedan terperogok dgn sepeda motor korban dan keduanya tak dapat mnghindar.

Dengan hitungan detik akhirnya kedua kendaran itu laga kambing dgn mengakibatkan Kliwon terpental jauh. Sedangkan kelapa yg diangkutnya berserakan di jalan. Sementara mobil hijau tsb mepet ke samping kanan dan menghantam tiang listrik yg ada di seberang jalan.”Syukur mobil itu menabrak tiang listrik, kalau tidak sasarannya pasti rumah warga yg ada di pinggir jalan itu,” ujar istrinya.

Irfan, keponakan korban menambahkan, saat kejadian itu korban ditolong oleh temannya dan langsung membawa korban ke RS Pertamina Brandan utk pertolongan medis. Karena kondisi korban cukup serius, pihak rumah sakit merujuk korban ke RSU Dr. Pirngadi Medan dan tiba di ruang IGD sekitar pukul 12.00 WIB.

Pantauan ZP di Ruang IGD, oleh dokter dan perawat, korban langsung ditangani secara intensif. Akibat tabrakan itu, korban mengalami pendarahan dibagian dalam akibat terkena benturan serius di bagian perutnya, kening sobek sepuluh jahitan, mulut serta hidung mengeluarkan darah, kedua tulang paha patah dan tubuh penuh dgn luka lecet.

Informasi yg diperoleh, korban selanjutnya menjalani operasi dibagian perut hari itu juga. Saat ini, korban sedang menjalani perawatan di Ruang ICU Lantai IV RSU Dr Pirngadi Medan.[-O-]