Minggu, 03 Oktober 2010

Tukang Kelapa Kritis Ditabrak Sedan

Sdh jatuh ketimpa tangga, sdh miskin ditabrak pula. Itulah yg dialami Kliwon, 45, penduduk Jalan Kala Putri Dusun III Air Tawar Dalam, Kecamatan Gebang, Langkat, kritis ditabrak mobil sedan di Jalan Besar-Medan simpang utama Brandan, Sabtu (29/7) sekitar pukul 05.00 WIB.
Dengan penuh kesedihan
Dengan penuh kesedihan, Mayani, 30, istri korban kpd ZP di ruang IGD (Instalasi Gawat Darurat) RSU Dr. Pirngadi Medan menuturkan, selama ini penghasilan suaminya sbg pedagang hanya tergolong pas-pasan. Sebab, kelapa yg dijual suaminya, dibeli dari warga selanjutnya dijual ke pajak Brandan. Tak heran, akibat musibah yg menimpa suaminya itu, Mayani bingung dgn beban moril yg dihadapinya termasuk menanggulangi biaya perobatan suami dan menghidupi lima anaknya.
Menurut keterangan, subuh itu dgn cuaca dingin, sepeda motor Yamaha bebek yg dipakai korban mengangkut kelapa, mulai melaju dan saling berpapasan dgn temannya dijalanan sembari iring-iringan menuju tempat penolakan kelapa di Pajak Brandan. Namun, dasar apes, saat korban melintasi lokasi kejadian, tiba-tiba mobil sedan berwarna hijau dgn kecepatan tinggi datang dari arah Aceh sedang memotong mobil yg ada di depannya. Saat memotong itulah, mobil sedan terperogok dgn sepeda motor korban dan keduanya tak dapat mnghindar.

Dengan hitungan detik akhirnya kedua kendaran itu laga kambing dgn mengakibatkan Kliwon terpental jauh. Sedangkan kelapa yg diangkutnya berserakan di jalan. Sementara mobil hijau tsb mepet ke samping kanan dan menghantam tiang listrik yg ada di seberang jalan.”Syukur mobil itu menabrak tiang listrik, kalau tidak sasarannya pasti rumah warga yg ada di pinggir jalan itu,” ujar istrinya.

Irfan, keponakan korban menambahkan, saat kejadian itu korban ditolong oleh temannya dan langsung membawa korban ke RS Pertamina Brandan utk pertolongan medis. Karena kondisi korban cukup serius, pihak rumah sakit merujuk korban ke RSU Dr. Pirngadi Medan dan tiba di ruang IGD sekitar pukul 12.00 WIB.

Pantauan ZP di Ruang IGD, oleh dokter dan perawat, korban langsung ditangani secara intensif. Akibat tabrakan itu, korban mengalami pendarahan dibagian dalam akibat terkena benturan serius di bagian perutnya, kening sobek sepuluh jahitan, mulut serta hidung mengeluarkan darah, kedua tulang paha patah dan tubuh penuh dgn luka lecet.

Informasi yg diperoleh, korban selanjutnya menjalani operasi dibagian perut hari itu juga. Saat ini, korban sedang menjalani perawatan di Ruang ICU Lantai IV RSU Dr Pirngadi Medan.[-O-]

Tidak ada komentar:

Posting Komentar