Kejutan terjadi di Libama Nasional seri ke tiga di GOR Universitas Negri Yogyakarta, ketika putra Universitas Airlangga menundukkan finalis tahun lalu, Universitas Pelita Harapan 73-63, Rabu (11/11).”Ini pelajaran bagi kami,” kata asisten pelatih UPH, Daniel Rahadi. UPH memerlukan satu kemenangan utk lolos ke babak final Four di kandang mereka pd 20-21 November.”Anak-anak sangat focus di lapangan,” kata pelatih Unair. Edwin Fazerial. Permainan Unair diakuinya terus membaik.”Di seri pertama hasil kami kurang baik, maklum baru pertama bertanding di Libama Nasional,” katanya seperti dikutip dari rilis Perbasi. Unair adalah tim promosi tahun ini.
Di bagian putri, juara bertahan ABFII Perbanas menang telak atas Universitas Indonesia Esa Unggul, 83-37, walau tak menurunkan semua pemain terbaiknya.”Buat apa ngotot, toh sudah lolos. Lebih baik mencoba pemain muda,”kata Jacky Hatta, pelatih. Sementara itu tim Putra Perbanas menang atas STIE Swadaya, 63-48.[-O-]
Tidak ada komentar:
Posting Komentar