Jumat, 01 Januari 2010

Yang Membelah Eropa & Asia

Eurasia. Demikian sebutan yg kerap disematkan pd Turki, berhubung wilayah Negara ini berada di antara benua Eropa dan Asia. Beberapa tahun terakhir namanya kian menggaung di antara para Pelancong sejati yg ingin mengupas seluk beluk dunianya yg unik.
Kunjungan ke Turkipun kerap disematkan dalam sebuah rute mengelilingi Mediterania. Ada banyak hal memang yg ditawarkan Turki. Mula-mula dari makanannya, budayanya, & yg tak boleh ketinggalan adalah obyek-obyek bersejarahnya yg bernilai tinggi.
Istambul boleh jadi sbg tempat pertama yg dikunjungi. Kota terbesar di Turki ini memiliki Hagia Sophia yg telah berdiri sejak abad -4. Bangunan inipun telah melalui pengolahan sejarah panjang hingga akhirnya dijadikan Museum oleh Mustafa Kemal Ataturk pd tahun 1937.
Menelusuri bagian dalamnya, bisa ditemui symbol-simbol umat Nasrani maupun Muslim. Tak lain karena dulunya bangunan tsb pernah dijadikan Gereja dan Mesjid. Kini museum Hagia Sophia memamerkan lebih dari 100 surat yg ditujukan kpd dan dari kholifah.
Pamukkale, sebuah pemandian air panas dgn kandungan mineral tinggi, juga menjadi kunjungan wajib pelancong. Di atas Pemukkale terdpt Hierapolies, yg ditemukan pd abad-2 SM. Tdk seperti biasanya, situs kuno ini tdk berdiri di atas tanah, ataupun batu, melainkan di atas batu kapur yg solid, yg terbentuk oleh aliran air selama berabad-abad.
Mengunjungi Turki ini pun semakin mudah. Terlebih dgn semakin banyaknya armada penerbangan yg melayani penerbangan ke Turki. Salah satunya Turkish Airlines, yg memiliki rute Istambul-Singapura-Jakarta-Singapura-Istambul, sebanyak lima kali dalam seminggu sejak 3 September 2009.
Dgn membawa bendera Turki, penerbangan yg aman dgn kualitas pelayanan menjadi perhatian utama. Hal ini pun diimplementasikan dlm berbagai lini, seperti pengembangan kualitas penawaran, system hiburan dlm kabin, kenyamanan tempat duduk, serta mengikuti perkembangan teknologi dgn pengembangan armada serta seluruh karyawannya.
Hal ini pulalah yg mendudukkannya sbg penerbangan berbintang empat. Star Alliance sendiri berdiri tahun 1997 dan secara total jaringannya kini melayani 17.000 penerbangan harian ke 916 tujuan di 160 negara. [o].

Tidak ada komentar:

Posting Komentar